2013, Bank DKI Yakin Salurkan 20% Kredit UMKM

NERACA

Jakarta - PT Bank DKI optimistis menyalurkan 20% untuk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dari total kredit pada 2013. "Rencana aksi untuk UMKM besarnya 20% tahun ini. Kami optimis tercapai," kata Direktur Pemasaran Bank, DKI Mulyatno Wibowo, usai Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Bank DKI di Jakarta, Jumat.

Menurut dia, optimisme tersebut didukung oleh kemampuan Bank DKI yang telah sukses mengembangkan sektor mikro tidak hanya dalam perbankan konvensional tetapi juga dalam perbankan syariah. Di samping itu pihaknya juga telah bekerjasama dengan PD Pasar Jaya dan beberapa koperasi.

Mulyatno mengatakan saat ini penyaluran kredit untuk UMKM di Bank DKI masih di bawah 20% dari total kredit. Sebelumnya, Bank Indonesia (BI) mewajibkan perbankan menyalurkan kredit untuk UMKM sebesar minimal 20% dari total kreditnya guna mendorong pertumbuhan sektor tersebut.

Dengan kebijakan tersebut, lanjut Mulyatno, bank umum memiliki kewajiban untuk menyalurkan dananya dalam bentuk kredit atau pembiayaan kepada UMKM dengan proporsi sebesar minimal 20% secara bertahap yang diikuti dengan penerapan insentif dan disinsentif.

Sebelumnya, pengamat perbankan Tony A Prasetiantono, menilai penyaluran kredit UMKM sebesar 20% dari total kredit yang ditetapkan Bank Indonesia akan menyulitkan perbankan dengan nilai loan to deposit ratio (LDR) rendah.

"Bank-bank yang LDR-nya rendah untuk mencapai 20% kredit UMKM akan lebih sulit daripada bank yang LDR-nya besar," kata Tony. Menurut dia, perbankan dengan LDR di atas 80% tidak akan memiliki kesulitan dalam pengucuran kredit untuk UMKM. Meski menyulitkan perbankan dengan LDR rendah, sambung Tony, pengucuran kredit UMKM itu tetap bisa dipenuhi walau dengan waktu yang lebih lama. [kam]

BERITA TERKAIT

BPKN SOROTI KASUS OVO DAN BANK MANDIRI - Insiden Konsumen E-Commerce Diduga Meningkat

Jakarta-Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) memperkirakan insiden perlindungan konsumen (PK) terkait e-commerce akan meningkat pesat di tahun mendatang, seiring dengan…

Meski Sudah Normal, Bank Mandiri Blokir Sementara 2.670 Rekening

NERACA Jakarta-Meski memastikan layanan perbankan normal, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk memblokir sementara 2.670 rekening nasabah terdampak akibat kesalahan sistem…

Sesuaikan Hasil Kajian RBB - Bank BTN Optimis Bisnis Tetap Tumbuh

Tahun 2019, menjadi tahun yang penuh tantangan karena pertumbuhan ekonomi dunia dan  domestik diperkirakan melambat akibat berkepanjangannya perang dagang antara…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

BI Tegaskan Penurunan Suku Bunga Kembali Terbuka

  NERACA   Jakarta - Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo melontarkan sinyalemen kuat bahwa Bank Sentral bisa saja kembali menurunkan…

DPLK BRI Naik 40%

    NERACA   Jakarta - Dana kelolaan Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) BRI hingga Juni 2019 mencapai Rp12,03 triliun…

Banyak Lembaga Pembiayaan Kerjasama dengan Dukcapil, Perlindungan Data Dipertanyakan

  NERACA   Jakarta – Lembaga pembiayaan banyak yang bekerjasama dengan pemerintah dalam hal ini Kementerian Dalam Negeri (Kemendag) lebih…