MBTO Baru Realisasikan Dana IPO Rp 130,9 Miliar

NERACA

Jakarta - PT Martina Berto Tbk (MTBO) masih memiliki sisa dana IPO sebesar Rp119,014 miliar hingga akhir Desember 2012. Disebutkan, dari total dana IPO di Desember 2010 yang mencapai Rp250 miliar, perseroan sudah menggunakannya untuk pembangunan pabrik baru di Cikarang dan pembelian mesin produksi sebesar Rp15,985 miliar.

Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin. Dijelaskan pula, penggunaan dana IPO sebagian juga untuk pembayaran utang kepada Bank CIMB Niaga Rp54 miliar dan modal kerja perseroan sebesar Rp61 miliar.

Kata Direktur PT Martina Berto Tbk, Handiwidjaya, total dana yang sudah digunakan mencapai Rp130,985 miliar, “Sisa dana hasil obligasi tersebut kini berada di beberapa bank antara lain Bank BII, Danamon, BTPN, Niaga, Artha Graha, Panin, Mayapada, Pundi, BTPN, CIMB Niaga Syariah dan Reksadana Simas Satu,”ujarnya.

Sebagai informasi, perseroan ditahun 2013 menargetkan pertumbuhan penjualan sebesar 8,8%. Disebutkan, pertumbuhan penjualan akan ditopang dari penjualan produk skin and body care.

Head of Investor Relation PT Martina Berto Tbk, Deasril Muctar pernah bilang, perkiraan akan tingginya penjualan di produk skin and body care ini disebabkan Martina Berto memiliki spesifik produk perawatan kulit anti aging (produk kosmetik wajah untuk menghilangkan kerutan) yang bukan kategori kolestris.

Untuk menggenjot penjualan tahun depan, Desril mengatakan perusahaan tidak hanya mengandalkan dari sisi iklan semata, tapi juga lewat teknik beauty consultant. Per September 2012, Perseroan mencatatkan penjualan sebesar Rp512 miliar atau sekitar 70%-75% dari target tahun ini sebesar Rp740 miliar.

Kontribusi penjualan terbesar masih berasal dari produk color cosmetic sebesar 50% dari total penjualan, yang diikuti produk skin and body care sebanyak. Dengan penjualan tersebut, Martina Berto mencatatkan laba bersih sebesar Rp38 miliar per September 2012.

Penjualan Perseroan masih dominan di domestik, sedang ekspor baru 1%-2% saja. Per Oktober, berdasar laporan keuangan unaudited, penjualan Martina Berto sudah mencapai 95% target. (bani)

BERITA TERKAIT

Estika Tiara Bidik Dana IPO Rp 226,11 Miliar

PT Estika Tata Tiara mengincar dana penawaran umum perdana saham (initial public offering/IPO) hingga Rp226,11 miliar. Calon emiten distribusi makanan…

Gelar Private Placement - RIMO targetkan Dana Rp 100,75 Miliar

NERACA Jakarta - Emiten properti, PT Rimo International Lestari Tbk (RIMO) melakukan penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu…

Revolusi Industri 4.0 Era Baru UKM Indonesia

Revolusi Industri 4.0 Era Baru UKM Indonesia NERACA Denpasar - Menteri Koperasi dan UKM AAGN Puspayoga menyebutkan bahwa Revolusi Industri…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

BEI Optimis Target 7000 Investor Tercapai

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Surakarta optimistis mampu meraih target sebanyak 7.000 investor hingga akhir tahun ini seiring dengan berbagai…

Intikeramik Bidik Rights Issue Rp 463,8 Miliar

Cari modal untuk mendanai ekspansi bisnisnya, PT Intikeramik Alamasri Industri Tbk (IKAI) akan menawarkan sebanyak 3,86 miliar saham baru seri…

Adira Bagikan Hasil Sukuk Rp 7,77 Miliar

NERACA Jakarta - Perusahaan pembiayaan kendaraan, PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (ADMF) membagikan hasil sukuk Mudharabah Berkelanjutan III Adira Finance…