Tingkatkan Usaha, XL Kantongi Pinjaman Rp 3 Triliun

Dalam rangka peningkatan usaha, perusahaan operator seluler PT XL Axiata Tbk (EXCL) memperoleh perjanjian kredit dengan total Rp3 triliun dari PT Bank Mandiri Tbk pada 21 Januari 2013.

Kata Sekretaris Perusahaan PT XL Axiata Tbk Murni Nurdini, jenis fasilitas kredit yang diberikan kepada Perseroan adalah pinjaman transaksi khusus berjangka waktu lima tahun, “Tidak ada jaminan dalam pemberian kredit itu,”ujarnya dalam siaran persnya di Jakarta kemarin.

Disebutkan, penggunaan fasilitas kredit itu, senilai Rp500 miliar untuk belanja modal 2012 dan corporate general purpose. Sedangkan fasilitas kredit senilai Rp2,5 triliun untuk belanja modal 2013 dan corporate general purpose.

Adapun batas waktu penarikan fasilitas kredit dengan nilai Rp500 miliar pada 31 Maret 2013. Sementara itu, batas waktu penarikan fasilitas kredit dengan nilai Rp2,5 triliun adalah satu tahun terhitung sejak tanggal penandatanganan perjanjian kredit.

Sebagai informasi, PT XL Axiata Tbk mencatatkan laba yang didistribusikan kepada pemilik entitas induk naik tipis menjadi Rp2,19 triliun hingga September 2012 dari periode sama sebelumnya Rp2,18 triliun. Pendapatan usaha perseroan naik menjadi Rp15,90 triliun hingga September 2012 dari periode sama sebelumnya Rp13,55 triliun.

Perseroan juga mencatatkan liabilitas jangka pendek sebesar Rp8,78 triliun pada 30 September 2012 dari posisi 31 Desember 2011 sebesar Rp8,72 triliun. Liabilitas jangka panjang perseroan naik menjadi Rp12,35 triliun pada 30 September 2012 dari 31 Desember 2011 sebesar Rp8,74 triliun.

Ekuitas perseroan naik menjadi Rp14,81 triliun pada 30 September 2012 dari posisi 31 Desember 2011 sebesar Rp13,69 triliun. Kas dan setara kas perseroan naik menjadi Rp2,17 triliun pada 30 September 2012. (bani)

BERITA TERKAIT

Wali Kota Depok Dorong Pelaku Usaha Terus Berinovasi

Wali Kota Depok Dorong Pelaku Usaha Terus Berinovasi NERACA Depok - Wali Kota Depok Mohammad Idris mendorong para pelaku usaha…

Pelatihan Pengembangan Kapasitas Usaha Program Kemitraan PT Rekind

Pelatihan Pengembangan Kapasitas Usaha Program Kemitraan PT Rekind NERACA Jakarta - PT Rekayasa Industri (Rekind) anak perusahaan PT Pupuk Indonesia…

2019, CIMB Niaga Syariah Targetkan Pembiayaan Rp35 Triliun

    NERACA   Bogor – Bank CIMB Niaga Syariah menargetkan untuk bisa menyalurkan pembiayaan di 2019 mencapai Rp35 triliun.…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Kebanjiran Proyek Infrastruktur - Cashflow Waskita Beton Akhir Tahun Positif

NERACA Jakarta – Jelang tutup tahun yang tinggal menghitung hari, PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) diproyeksikan mencatatkan cashflow operasional…

Ramaikan Harbolnas - Bukalapak Targetkan Transaksi Rp 1,6 Triliun

NERACA Jakarta - Meriahkan hari belanja online nasional (Harbolnas) di akhir tahun ini, Bukalapak yang selalu berpatisipasi selalu menghadirkan banyak…

Sentul City Bukukan Penjualan Rp 813 Miliar

NERACA Bogor – Emtien properti, PT Sentul City Tbk (BKSL) berhasil mencatatkan kinerja positif di kuartak tiga 2018. Dimana perseroan…