Malacca Insurance Incar Premi Rp150 Miliar di 2013

NERACA

Jakarta - Malacca Trust Insurance (MTI) mengincar perolehan premi di 2013 bisa tumbuh 300% atau sekitar Rp150 miliar. Perolehan tersebut didorong oleh asuransi kendaraan dengan komposisi 50% dan 50% lagi campuran. “Kita masih andalkan kendaraan seiring pertumbuhan industri otomotif yang pesat,” kata Direktur Utama MTI, Hendra Lukman, di Jakarta, Selasa (22/1).

Untuk mendukung perolehan tersebut, lanjut Hendra, pihaknya akan menambah 8 cabang baru di wilayah Jakarta, Bandung, Semarang, Solo, Yogyakarta, Surabaya, Malang dan Pekanbaru. Tahun ini, Malacca Insurance berencana melakukan pembukaan cabang operasional baru sebanyak 16 cabang.

"Selanjutnya pada tahun ini kami menargetkan penambahan kantor operasional menjadi 16 cabang, sedangkan pada tahun 2014, kami menargetkan memiliki 24 kantor cabang opersional di seluruh Indonesia," ungkapnya. Hendra menambahkan penambahan kantor cabang baru yang dilakukan ini seiring dengan meningkatnya kesadaran masyarakat akan perlindungan diri, kesehatan, dan harta benda.

Namun begitu, Malacca Insurance masih mengandalkan layanan asuransi kendaraan seiring pertumbuhan industri otomotif nasional. Selain itu, perseroan juga akan mengeluarkan beberapa produk baru untuk memenuhi kebutuhan konsumen.

“Namun, seperti apa produknya kami belum bisa katakan, sebab masih dalam proses,” terangnya. Hendra juga menambahkan, saat ini kesadaran masyarakat akan kebutuhan asuransi semakin meningkat. Mulai dari hanya sekadar keterpaksaan hingga kebutuhan.

Oleh karena itu, tahun ini kami sangat optimis memulai tahun dengan pencapaian maksimal. "Perseroan optimistis industri asuransi di Indonesia akan terus bertumbuh sejalan dengan kesadaran masyarakat akan pentingnya kebutuhan perlindungan diri," terangnya. [ardi]

BERITA TERKAIT

CLEO Siapkan Belanja Modal Rp 300 Miliar

NERACA Jakarta – Produsen air minum kemasan, PT Sariguna Primatirta Tbk (CLEO) menganggarkan belanja modal atau capex tahun ini sebesar…

PT NKE Bayar Rp86,19 Miliar ke KPK

PT NKE Bayar Rp86,19 Miliar ke KPK NERACA Jakarta - PT Duta Graha Indah (DGI) yang telah berubah nama menjadi…

NERACA PERDAGANGAN DEFISIT US$1,16 MILIAR DI JANUARI 2019 - CORE: Defisit NPI Diprediksi Masih Berlanjut

Jakarta-Ekonom CORE memprediksi neraca perdagangan Indonesia (NPI) diperkirakan masih terus defisit hingga sepanjang tahun ini, karena kondisi ekspor impor Indonesia…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

BPR Diminta Bantu Kemajuan Daerah

    NERACA   Jakarta - Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengatakan Bank Perkreditan Rakyat (BPR) harus terus mampu memberikan…

Tingkatkan Loyalitas Nasabah dengan CIMB Niaga Xtra Xpo

      NERACA   Jakarta - PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) kembali menggelar pameran perbankan ritel bertajuk…

Gandeng IKA ITS, BNI Life Tawarkan Program Asuransi

    NERACA   Jakarta - PT BNI Life Insurance (BNI Life) melakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara Ikatan Alumni…