Pemprov DKI Akan Tambah Armada Busway - Pengelolaan Sektor Transportasi

NERACA

Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) mengatakan akan terus menambah bus gandeng Transjakarta (Busway) terbaru asal China yang bernama Zhong Tong, yang didistribusikan kepada seluruh koridor. Menurut Jokowi, percobaannya dilakukan terlebih dahulu di Koridor I rute Blok M-Kota.

Dia menambahkan, saat ini tersedia 11 koridor Transjakarta dan ke depan, Transjakarta akan menambah 1 koridor lagi, 500-an bus, enam Stasiun Penggisian Bahan Bakar Gas (SPBG) dan rencananya Kopaja dan Metromini juga akan masuk ke dalam jalur Transjakarta. “Tentu ini menjadi sebuah awal dari pemaksimalan moda transportasi umum, sehingga dapat menjadi salah satu strategi untuk mengurai kemacetan,” ujar Jokowi di Jakarta, Selasa (22/1).

Dia mengatakan bahwa pihaknya juga akan menambah 60 bus gandeng Transjakarta, sebagai salah satu langkah awal sehingga mampu menyediakan transportasi yang murah dan nyaman. Penambahan bus gandeng itu akan mengisi ruas koridor 1 jurusan Blok M-Jakarta Kota. Hal tersebut merupakan bagian dari rencana penambahan 450 bus di seluruh koridor pada tahun ini.

Rencananya, tahun ini akan ada penambahan 150 unit bus gandeng dan 300 unit bus biasa Transjakarta. "Tahun ini menargetkan akan menambah 450 bus transjakarta di semua koridor," kata Jokowi.

Bus Transjakarta tambahan yang baru dioperasikan di koridor 1 ini berjenis bus gandeng buatan Cina bermerk Zhong Tong. Bus itu dioperasikan oleh perusahaan bus Damri. Langkah ini juga dilakukan untuk peremajaan dan menggantikan armada bus di jalur ini yang sudah mulai rusak setelah beroperasi selama 9 tahun.

Penambahan bus gandeng ini dilakukan untuk mengurangi penumpukan penumpang yang sering terjadi di koridor 1. Sebab, satu armada bus gandeng mampu menampung 160 penumpang. Tidak hanya Transjakarta, Pemprov DKI juga meluncurkan bus sedang Kopaja yang bisa memasuki jalur Transjakarta sebanyak 40 armada. "20 bus P20 dan 20 bus S13," katanya.

Bus sedang yang bisa memasuki jalur TransJakarta sudah sesuai dengan standar TransJakarta yakni memiliki pintu tengah serta dek yang sejajar dengan pintu halte Transjakarta. Untuk meningkatkan pelayanan, Jokowi mengatakan akan menambah 1.000 bus sedang sebagai bentuk revitalisasi. "Tahun ini juga tambah 1.000. Yang jelek-jelek akan terdorong untuk perbaiki dari swasta, kami hanya menstimulasi," jelasnya.

Sementara itu, harga tiket Kopaja yang sudah terintegrasi tersebut adalah Rp5.000. Dengan harga tersebut, penumpang Kopaja juga bisa menggunakan layanan dari TransJakarta. Namun sebaliknya, penumpang Transjakarta yang sudah membayar Rp3. 500 harus membayar Rp 5. 000 untuk bisa menaiki Kopaja.

“Kami berharap, hal tersebut dapat berjalan dengan baik, terlebih lagi jikalau rel kereta api menuju bandara rampung, maka kesadaran masyarakat untuk menggunakan transportasi umum dapat ditingkatkan, terlebih lagi ke depan akan ada monorail dan MRT yang masih dalam pembahasan,” harapnya.

BERITA TERKAIT

Pertumbuhan Kredit Tahun Depan akan Melambat

      NERACA   Jakarta – Kalangan industri perbankan memperkirakan bahwa pertumbuhan kredit pada 2019 akan melambat dari 13…

Menteri Luar Negeri - Masa Depan Indonesia Tergantung Pengelolaan Laut

Retno Marsudi Menteri Luar Negeri Masa Depan Indonesia Tergantung Pengelolaan Laut Jakarta - Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan bahwa…

Pemprov Sumsel Minta BSB Salurkan Pembiayaan ke Pelosok

Pemprov Sumsel Minta BSB Salurkan Pembiayaan ke Pelosok NERACA Palembang - Pemprov Sumsel meminta Bank Sumsel Babel (BSB) menggenjot pembiayaan…

BERITA LAINNYA DI INDUSTRI

Laboratorium Pengujian di Era Disrupsi Teknologi

NERACA Jakarta -  Staf Ahli Menteri Bidang Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN), Imam Haryono mengatakan saat ini, pemerintah Indonesia…

Terkait Kemajuan Digital - RI Dapat Topang Asia Jadi Garda Depan Transformasi Industri 4.0

NERACA Jakarta – Implementasi industri 4.0 di kawasan Asia dinilai dapat membangkitkan kontribusi sektor manufaktur dalam mendongkrak pertumbuhan ekonomi bagi…

Ketahanan Pangan Harus Jadi Fokus Pembenahan

NERACA Jakarta – Salah satu hal yang layak untuk diprioritaskan dalam program para calon presiden (capres) dan calon wakil presiden…