Pemprov DKI Gandeng 5 Bank Luncurkan e-Ticketing - Permudah Masyarakat Gunakan Transportasi Massal

NERACA

Jakarta - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menggandeng lima bank, yakni PT Bank Rakyat Indonesia Tbk, PT Bank Mandiri Tbk, PT Bank Central Asia Tbk, PT Bank Negara Indonesia Tbk dan PT Bank DKI, untuk penggunaan uang elektonik (e-money) melalui peluncuran penggunaan e-Ticketing TransJakarta.

Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo berharap, nantinya e-Ticketing TransJakarta ini memudahkan masyarakat untuk menggunakan moda transportasi massal tersebut. “Nantinya produk e-money dari kelima bank yang berkonsorsium, diharapkan akan terintegrasi pemakaiannya untuk Kopaja, Metromini dan Kereta Api. Selain tentunya TransJakarta,” ujar dia di Lapangan Monas, Jakarta, Selasa (22/1).

Layanan e-Ticketing ini, lanjut Jokowi, akan diujicoba untuk koridor 1 Blok M – Kota, sedangkan koridor lainnya baru dimulai bulan Februari – April 2013. Sementara untuk penjualan kartu post-launching akan dilakukan di 13 shelter, yakni Blok M, Dukuh Atas, Sarinah, Harmoni, Kota, Pulogadung, Arion, Utan Kayu, Manggarai, Ragunan, GOR Sumantri, Mampang, dan Kuningan Barat.

“Dengan penunjukkan lima bank itu dihadapkan dapat bersama-sama mengimplementasikan e-Ticketing TransJakarta. Lima bank tersebut juga akan membantu melakukan investasi e-Ticketing TransJakarta, dan sebagai kompensasinya bank dapat memanfaatkan halte bus untuk sarana edukasi dan pemasangan ATM sebagai sarana isi ulang,” imbuh Jokowi.

Dalam acara tersebut, juga dihadiri oleh Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI), Ronald Waas, yang menyambut positif keberadaan e-Ticketing TransJakarta itu. Dia pun berharap layanan e-money ini dapat diimplementasikan serta dioptimalkan sehingga meniciptakan cashless society dan rasa aman bagi masyarakat.

“Gagasan transaksi elektronik ini sangat sejalan dengan kebijakan BI dalam mengoptimalkan teknologi informasi di bisnis perbankan,” kata Ronald. Sementara Direktur Utama BNI, Gatot Mudiantoro Suwondo, menerangkan bahwa pihaknya sudah mempersiapkan infrastruktur untuk e-Ticketing Transjakarta tersebut semenjak BNI mengeluarkan layanan elektronik di Yogyakarta dan Solo.

Sedangkan Wakil Direktur Utama Bank Mandiri, Riswinandi, mengemukakan bahwa kerja sama implementasi e-ticketing ini merupakan upaya peningkatan pelayanan pengguna Transjakarta. Semua kartu Mandiri e-money (e-money, e-Toll Card, Indomaret Card, dan Gaz Card) dapat digunakan untuk pembayaran tiket.

Adapun BRI akan menggunakan uang elektroniknya, BRIZZI, dalam kerja sama e-Ticketing Transjakarta ini. Direktur Utama BRI, Sofyan Basir, menjelaskan bahwa top-up BRIZZI mudah.

"Kartu BRIZZI dapat di-top-up atau diisi ulang melalui seluruh e-Channel BRI,” terangnya. Direktur Utama BCA, Jahja Setiaatmadja, mengatakan bahwa e-Ticketing TransJakarta tersebut dapat digunakan pada produknya, yakni BCA Flazz, dan dapat diisi ulang di seluruh ATM BCA.

Terakhir, Direktur Utama Bank DKI, Eko Budiwiyono menambahkan pihaknya selaku penerbit smart card e-money pertama di Indonesia dengan nama JakCard, menyambut baik adanya kerja sama perbankan pada kartu prabayar Transjakarta ini.

Bank DKI telah mengimplementasikan sistem JakCard dengan EDC di koridor 1-8. Untuk sistem JakCard dengan e-ticketing khususnya di koridor 6 sejak Juni 2012 serta koridor 1 bersama empat bank lainnya. [manda]

BERITA TERKAIT

Masyarakat Diimbau Tidak Beli Produk Otomotif Palsu

Masyarakat Diimbau Tidak Beli Produk Otomotif Palsu NERACA Jakarta - Masyarakat Indonesia Anti Pemalsuan (MIAP) mengimbau pada masyarakat agar tidak…

Depok Ajak Masyarakat Wujudkan Indonesia Bebas Sampah

Depok Ajak Masyarakat Wujudkan Indonesia Bebas Sampah NERACA Depok - Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok Ety…

Bank Mandiri Tawarkan KPR Bunga 6,5%

    NERACA   Jakarta - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk menawarkan kredit pemilikan rumah (KPR) dengan suku bunga tetap…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

BI Siapkan Rekening Simpanan untuk Devisa Ekspor

    NERACA Jakarta - Bank Indonesia (BI) menyiapkan rekening simpanan khusus untuk memudahkan pengelolaan devisa hasil ekspor menyusul kebijakan memperkuat…

Perbankan Syariah Lebih Suka Akad Mudharabah

    NERACA Jakarta - Praktisi perbankan syariah dari PT Sarana Multigriya Finansial Eko Ratrianto mengatakan perbankan syariah lebih menyukai…

OJK : Kepercayaan Terhadap Pasar Keuangan Meningkat

    NERACA Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebutkan ada indikasi bahwa kepercayaan investor terhadap pasar keuangan Indonesia pada…