Riset Anti Rayap Profesor Sulaeman

Riset Anti Rayap LIPI

Profil kayu yang ada di rumah cukup banyak. Mulai dari kusen pintu dan jendela, kerangka atap, plafon, juga perabot rumah tangga lainnya seperti lemari pakaian dan lemari buku, juga dipan dan meja kursi. Semua itu menjadi sasaran empuk makhluk bernama rayap.

Ada sejumlah cara yang bisa ditempuh untuk mencegah kehadiran dan mengusir rayap dari lingkungan rumah. Yang disajikan di sini lebih mengutamakan menggunakan bahan alamiah yang ada di sekitar kita. Bahkan, Profesor Sulaeman Yusuf, peneliti dari Balai Litbang Biomaterial Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) telah menemukan enam jenis tanaman antirayap.

Keenam tanaman itu mengandung bahan yang mampu merusak lambung dan kulit rayap hingga menemui ajal. Kelima tumbuhan itu adalah bintaro (carberra adollum dan carbera manghas), kecubung (brugmansia candida), cengkih (syzygium aromaticum), upah (antiaris toxicaria), nimba (azadirachta nimbi), dan tembakau (nicotiana tabaccum).

Ada bahan aktif yang mampu membunuh rayap pada jenis tumbuhan tersebut, yaitu azadirachtin pada nimba, eugenol pada cengkih, certerin pada bintaro, dan nikotin pada tembakau. Bahan itu merusak kulit dan lambung rayap. Dia sedang mengupayakan agar bahan aktif itu dapat diproduksi secara massal dalam bentuk cairan yang disemprotkan. Selain pemilihan kayu di atas, ternyata masih banyak cara mengusir rayap, beberapa diantaranya dapat dilakukan dengan cara-cara di bawah ini.

Air Kapur Sirih. Tuangkan air kapur sirih di sekitar sarang rayap. Dengan bau kapu sirih, rayap akan kabur dari tempat itu.

Butir Merica. Letakkan segenggam merica dalam plastik ke dalam lemari buku atau lemari pakaian.

Minyak Tanah dan Minyak Sereh. Campurkan 1 liter minyak tanah dengan dua sendok teh minyak sereh aduk rata, diamkan sekitar 2- 5 menit. Siramkan cairan itu untuk bidang kayu seluas 15 m2, sebanyak 2-3 kali, dan biarkan kayu hingga kering dalam 2 hari. Lakukan hal itu dalam enam bulan sekali.

Garam Dapur. Taburkan garam dapur di sekitar sarang rayap di luar rumah.

Solar campur Minyak Tanah. Sebelum memasang untuk rangka atap, kayu sebelumnya dilumuri dengan cairan solar campur minyak tanah, lalu jemur sampai kering, baru dipasang. (saksono)

BERITA TERKAIT

Implementasi Budaya Anti Korupsi, BTN Kerjasama dengan KPK

      NERACA   Jakarta - PT Bank Tabungan Negara (BTN) menjalin kerja sama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)…

KPK Sosialisasi Anti-Korupsi ke Caleg Terpilih DPRD Bali

KPK Sosialisasi Anti-Korupsi ke Caleg Terpilih DPRD Bali   NERACA Denpasar - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan menyosialisasikan gerakan anti-korupsi kepada…

Hasil Riset - Sistem Cukai Kompleks Membuat Produsen Rokok Hindari Pajak

NERACA Jakarta – Hasil riset dari dua peneliti Universitas Indonesia, Vid Adrison dan Bagus Wahyu Prasetyo menyimpulkan terlalu kompleksnya sistem…

BERITA LAINNYA DI HUNIAN

Pembangunan Infrastruktur di Tangerang Picu Pertumbuhan Properti

Pembangunan Infrastruktur di Tangerang Picu Pertumbuhan Properti   NERACA Jakarta - Analis properti, Anton Sitorus melihat maraknya pembangunan infrastruktur transportasi di…

Sebanyak 206.500 Unit Rumah Tak Layak Masuk Program Bedah

Sebanyak 206.500 Unit Rumah Tak Layak Masuk Program Bedah   NERACA Jakarta - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus…

Pengembang Gandeng Institusi Pendidikan Pasarkan Apartemen

Pengembang Gandeng Institusi Pendidikan Pasarkan Apartemen NERACA Bogor - PT Emesen Property, pengembang Apartemen La Montana di Kota Bogor, Jawa…