PGN Pastikan Pasokan Gas PTGU Muara Tawar Aman

NERACA

Jakarta –Guna menjaga pasokan gas kepada pelanggan pasca bencana banjir, PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) menjamin pasokan gas untuk memenuhi kebutuhan PLTGU Muara Tawar, Jawa Barat milik PT Perusahaan Listrik Negara (PLN).

Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin. Adapun gas bumi yang akan disalurkan oleh PGN ke PLTGU Muara Tawar berasal dari lapangan Medco E & P Blok PSC South and Central Sumatera. Perseroan dengan Medco E & P telah memperbaharui lagi kontrak gas sebesar 20 BBTUD.

Dirut PGN, Hendi Prio Santoso mengatakan saat ini harga rata-rata gas PGN sekitar US$8,45 per MMBTU. Sementara harga solar mencapai sekitar US$29 per MMBTU. "Jadi, dengan menggunakan gas bumi sebagai sumber energi, PLN bisa melakukan penghematan dan mengurangi beban subsidi listrik dari pemerintah," katanya.

Hingga akhir tahun 2012, PGN telah menyalurkan gas kepada PLN sebanyak 205 BBTUD. Jumlah tersebut meningkat dibandingkan tahun 2011 yang mencapai 197 BBTUD. Pembangkit listrik milik PLN Grup yang mendapatkan pasokan gas dari PGN adalah PLN Muara Tawar, Indonesia Power, PLTGU Cilegon, PLN Talang Duku, PLN Batam, Dalle Energy Batam, JCE, dan IMP1&2.

Sebagai informasi, PGN menyiapkan akuisisi Participating Interest (PI) untuk satu blok gas baru di Indonesia pada akhir tahun 2012 ini. Selain itu, perseroan juga berencana mengakuisisi blok gas di Indonesia. Proses akuisisi tersebut akan berjalan selama 6-9 bulan, Saat ini perseroan sedang melakukan uji tuntas (due diligence) lapangan gas tersebut.

Direktur Perencanaan Investasi dan Manajemen Risiko PGN, Wahid Sutopo pernah bilang, dana investasi untuk mengakuisisi blok gas tersebut sebesar Rp5 triliun. "Angkanya kan sewaktu-waktu bisa berubah. Tapi prioritas kita di dalam negeri (Indonesia)," ujar Wahid.

Wahid menegaskan proses akuisisi blok tersebut akan berjalan dalam waktu 6-9 bulan. PGN memprioritaskan akuisisi blok gas yang sudah berproduksi. "Tapi maunya deket-deket jaringan kita. Itu yang jadi prioritas," kata dia. (bani)

BERITA TERKAIT

Pemprov Banten Sebut Kawasan Anyer Sudah Aman Dikunjungi

Pemerintah Provinsi Banten melalui Dinas Pariwisata menyatakan bahwa kawasan wisata di Pantai Anyer dan sekitarnya telah aman dikunjungi pasca tsunami…

Harga Premium Turun, Pertamina Pastikan Tidak Rugi

NERACA Jakarta – Kebijakan pemerintah yang telah menurunkan harga BBM Premium sebesar Rp 100 per liter di wilayah Jawa, Madura,…

Targetkan 4,7 Juta Sambungan - PGN Siapkan Proposal Pengembangan Jargas

NERACA Jakarta - Pemerintah telah menerbitkan beleid Peraturan Presiden No.6/2019 tentang Penyediaan dan Pendistribusian Gas bumi melalui Jaringan Transmisi dan/atau Distribusi…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

PPRO Berikan Kran Air Siap Minum di Semarang

Sebagai bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR) pada lingkungan, PT PP Properti Tbk (PPRO) bersama…

Tawarkan IPO Rp 178 -198 Persaham - Interfood Bidik Kapasitas Produksi 10.600 Ton

NERACA Jakarta –Perusahaan produsen cokelat, PT Wahana Interfood Nusantara menawarkan harga penawaran umum saham perdana atau initial public offering (IPO)…

Mandom Targetkan Penjualan Tumbuh 10%

Sepanjang tahun 2019, PT Mandom Indonesia Tbk (TCID) membidik pertumbuhan penjualan sebesar 5% hingga 10%. Hal itu ditopang pertumbuhan penjualan…