Siap Didelisting, BEI Suspensi Saham Amstelco

Menyusul rencana PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mendelisting PT Amstelco Indonesia Tbk (INCF) di bulan Februari 2013, kini saham INCF terpaksa dihentikan perdagangan efeknya.

Informasi tersebut disampaikan BEI dalam siaran persnya di Jakarta, Senin (21/1). Kata Kepala Divisi Perdagangan Saham, Andre P.J Toelle, bursa saham akan melakukan penghentian sementara perdagangan efek INCF dari pasar negoisasi selama 20 hari, terhitung sejak sesi I perdagangan hari ini sampai 18 Februari 2013.

Sementara untuk proses penghapusan efek atau delisting efek INCF pada 19 Februari 2013. Sebagai informasi, selain INCF, BEI juga berencana menghapus dua emiten lainnya. Dua emiten yang siap delisting di kuartal I PT Panasia Filament Inti Tbk (PAFI) dan PT Indo Setu Bara Resources Tbk (CPDW). (bani)

BERITA TERKAIT

Investasikan Dana Rp 87,68 Miliar - Unitras Borong 22,6 Juta Saham Saratoga

NERACA Jakarta -PT Unitras Pertama memborong 22,6 juta saham PT Saratoga Investama Sedaya Tbk. (SRTG) untuk investasi. Dalam siaran persnya…

PP HIMMAH Desak OJK dan BEI Periksa PT Garuda

PP HIMMAH Desak OJK dan BEI Periksa PT Garuda NERACA Jakarta - Aliansi kepemudaan yang menamakan dirinya sebagai Himpunan Mahasiswa…

Bidik Segmen Kelas Bawah - IPTV Akuisisi 60% Saham K-Vision

NERACA Jakarta - Sukses mencatatkan saham perdananya di pasar modal, PT MNC Vision Networks Tbk (IPTV) langsung genjot ekspansi bisnis…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Volume Penjualan Terkoreksi 5,58% - Astra Terus Pacu Penjualan di Semester Kedua

NERACA Jakarta – Lesunya bisnis otomotif di paruh pertama tahun ini memberikan dampak terhadap bisnis otomotif PT Astra International Tbk…

Hartadinata Akuisisi Perusahaan E-Commerce

Kembangkan ekspansi bisnisnya, PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) pada tanggal 15 Juli 2019 menandatangani akta perjanjian penyertaan modal yang pada…

Kasus Hukum Menimpa Tiga Pilar - Investor Ritel Minta Kepastian Hukum

NERACA Jakarta – Kisruh sengketa manajamen PT Tiga Pilar Sejahtera Tbk (AISA) masih menyisakan masalah bagi para investor, khususnya investor…