Group Hardys Holding Rencanakan IPO di 2016

Group Hardys Holding yang juga memiliki anak usaha di bidang ritel di Bali, berencana melepas sahamnya ke publik (Initial Public Offering/IPO) pada 2016. Presiden Direktur GH Holdings Gede Agus Hardiawan mengatakan, guna mendukung pertumbuhan bisnis akan melepas saham di pasar modal, “Rencana IPO akan digelar tiga tahun lagi atau tepatnya di tahun 2016,”katanya di Denpasar, Senin (21/1).

Dia mengatakan, sampai saat ini kinerja perseroan mengalami tren pertumbuhan positif dan melaju sangat pesat. Dia juga menambahkan, sebagai perusahaan ritel lokal Bali yang berdiri sejak 1997, IPO itu dilakukan untuk pengembangan rencana bisnis dengan total capex (belanja modal) yang mencapai Rp1,3 triliun pada 2013.

Kata Hardiawan, target pertumbuhan tahun ini meningkat 50% khususnya di bidang ritel. Selain itu, akan melakukan beberapa pengembangan bisnis yang meliputi dua outlet supermarket, empat outlet hardware, empat outlet gourment, dua outlet balicraft center dan dua outlet departement store.

Saat ini, GH Holding, telah berada di semua kabupaten di Bali, bahkan telah merambah di sejumlah kota di Jawa Timur. Group Hardys (GH) Holidings dengan bendera Hardysland, bahkan berencana akan ekspansi di Lombok, NTB dan membangun tiga gedung malls baru dan 10 kondotel atau apartemen. Melihat pertumbuhan itu, ditargetkan pada tahun 2016 mendatang, GH Holding bisa go publik dan masuk di bursa efek.

Hardiawan mengaku langkah itu perlukan untuk memperkuat akses permodalan dalam pengembangan jaringan bisnis ritailnya. Rencananya, saham yang dilepas ke publik sekitar 25-30 persen. Sehingga diharapkan pada tahun 2016, permodalan sudah bisa dihimpun mencapai Rp5 triliun. (bani)

BERITA TERKAIT

KPK Siap Periksa Petinggi Lippo Group - YLKI DESAK PERLINDUNGAN KONSUMEN MEIKARTA

Jakarta-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan segera memanggil sejumlah pihak dari Lippo Group, untuk selanjutnya diperiksa dalam kasus dugaan suap pengurusan…

Yelooo Integra Raup Dana Rp 48,75 Miliar - Harga IPO Dipatok Rp 375

NERACA Jakarta – Aksi korporasi PT Yelooo Integra Datanet Tbk go public telah mendapatkan pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan…

Gunung Raja Paksi Bidik IPO Rp 1 Triliun - Danai Modernisasi Pabrik

NERACA Jakarta – Danai ekspansi bisnisnya, PT Gunung Raja Paksi bakal mencari pendaan di pasar modal lewat penawaran umum saham…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Verena Multifinance Patok Rights Issue Rp140

PT Verena Multifinance Tbk (VRNA) menetapkan harga pelaksanaan penambahan modal dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) atau right…

Mandiri Kaji Terbitkan Obligasi US$ 1 Miliar

Perkuat modal guna memacu pertumbuhan penyaluran kredit, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) berencana menerbitkan instrumen utang senilai US$ 1 miliar.…

Realisasi Kontrak Baru PTPP Capai 66,22%

NERACA Jakarta - Sampai dengan September 2018, PT PP (Persero) Tbk (PTPP) berhasil mengantongi total kontrak baru sebesar Rp32,45 triliun.…