Tahun 2013, TOBA Targetkan Produksi 5,8 Juta Ton

PT Toba Bara Sejahtera Tbk (TOBA) menargetkan produksi batu bara di 2013 sekitar 5,8 juta-6,4 juta ton, “Produksi batu bara sekitar 5,8 juta -6,4 juta ton pada 2013 dengan indeks harga Newscastle US$90,"kata Sekretaris Perusahaan PT Toba Bara Sejahtra Tbk Perry B.Slangor di Jakarta akhir pekan kemarin.

Menurutnya, target tersebut naik dibandingkan perkiraan produksi batu bara sekitar 5,5 juta ton pada 2012. Selain itu, pihaknya juga menganggarkan dana belanja modal sekitar US$27 juta pada 2013.

Disebutkan, dana belanja modal akan digunakan untuk hauling dan meningkatkan conveyor di PT Adimitra Baratama Nusantara (ABN). "Kami akan optimalkan kas internal untuk belanja modal," tutur Perry.

Perry mengatakan, selama ini perseroan masih dan akan fokus melakukan penjualan ke Taiwan,China dan Korea. Adapun kalori batu bara perseroan saat ini mencapai sekitar 4.700-5.800, dengan lokasi produksi batu bara di Kalimantan Timur dioperasikan melalui tiga anak usahanya, antara lain PT Adimitra Baratama Nusantara, PT Trisensa Mineral Utama, dan PT Toba Bumi Energi. Selain itu, perseroan memiliki kepemilikan tidak langsung melalui TBE di PT Indomining.

Hingga September 2012, laba bersih TOBA turun 82,2% menjadi US$17 juta dari periode sama tahun sebelumnya US$95,97 juta. Penjualan turun hampir 20% menjadi US$283,36 juta hingga September 2012 dibandingkan dengan periode sama 2011 sebesar US$352,79 juta. Total aset perseroan mencapai US$274,77 juta, dengan total liabilitas jangka pendek dan panjang US$157,48 juta dan total kas dan setara kas sebesar US$39,26 juta. (bani)

BERITA TERKAIT

Jasa Raharja Targetkan Laba Rp1,6 triliun

      NERACA   Jakarta - PT Jasa Raharja (Persero) menargetkan perolehan laba 2018 sebesar Rp1,6 triliun. Angka tersebut…

BEI Taksir Indeks Bisa Capai Level 6000 - Peluang IHSG di Akhir Tahun

NERACA Jakarta – Geliat pertumbuhan industri pasar modal tetap terus tumbuh, meskipun dana asing keluar di pasar modal juga cukup…

BEI Taksir Indeks Bisa Capai Level 6000 - Peluang IHSG di Akhir Tahun

NERACA Jakarta – Geliat pertumbuhan industri pasar modal tetap terus tumbuh, meskipun dana asing keluar di pasar modal juga cukup…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Verena Multifinance Patok Rights Issue Rp140

PT Verena Multifinance Tbk (VRNA) menetapkan harga pelaksanaan penambahan modal dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) atau right…

Mandiri Kaji Terbitkan Obligasi US$ 1 Miliar

Perkuat modal guna memacu pertumbuhan penyaluran kredit, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) berencana menerbitkan instrumen utang senilai US$ 1 miliar.…

Realisasi Kontrak Baru PTPP Capai 66,22%

NERACA Jakarta - Sampai dengan September 2018, PT PP (Persero) Tbk (PTPP) berhasil mengantongi total kontrak baru sebesar Rp32,45 triliun.…