Buka Lahan Karet, JAWA Siapkan Capex Rp 570 Miliar

NERACA

Jakarta - Tingkatkan produksi, perusahaan perkebunan sawit PT Jawa Agra Wattie Tbk (JAWA) akan menanam tanaman baru. Oleh karena itu, perseroan telah mengganggarkan belanja modal (capital expenditure) tahun 2013 sebesar Rp 570 miliar.

Kata Direktur Jawa Agra Wattie, Bambang Ibrahim, dana belanja modal selain untuk menanam tanaman baru juga untuk pemeliharaan tanaman yang sudah ada, “Kita akan gunakan dana capex untuk tanaman baru kelapa sawit dan karet dan untuk pemeliharaan eksisting tanaman. Kita juga dalam proses bangun pabrik sawit di Kalsel untuk menambah kapasitas jadi 45 ton tbs per jam," katanya di Jakarta akhir pekan kemarin.

Bambang menambahkan, untuk pembangunan pabrik di Kalimantan Selatan (Kalsel) akan selesai akhir tahun 2013 dan mulai beroperasi di kuartal II-2014, “Selesai akhir tahun ini paling cepet. Tahun depan kuartal 2 baru komersial," ujarnya.

Sementara itu, dia menyebutkan, besaran capex tersebut berasal dari dana internal dan dana sisa hasil Initial Public Offering (IPO) sebesar Rp 202 miliar serta pinjaman bank.”Capex Rp 570 miliar dari internal kan ada sisa dana IPO Rp 202 miliar. Sama pinjaman bank. Rencana juga akan menerbitkan obligasi Rp 300 miliar kalau jadi,”ungkapnya.

Lanjutnya, perseroan sudah menunjuk Dlyod sebagai advisor. Untuk rencana bisnis, Bambang menjelaskan, belum bisa memberikan informasi secara detil karena masih sulit untuk menentukan harga. "Masih rencana karena yang sulit nentuin harga. Tahun lalu proyeksi tidak tercapai karena harga pada turun, karet turun 6%, CPO turun dari 7600 ke 6000-an," ungkapnya.

Sebagai informasi, PT Jaya Agra Wattie Tbk akan melakukan penanaman kelapa sawit sekitar 4.000 hektar dan karet sekitar 5.500 hektar pada 2013. Adapun lahan perseroan yang telah mendapatkan ijin untuk karet sekitar 36.922 hektar dan kebun kelapa sawit sekitar 37.551 hektar hingga September 2012. (bani)

BERITA TERKAIT

Mandiri Kaji Terbitkan Obligasi US$ 1 Miliar

Perkuat modal guna memacu pertumbuhan penyaluran kredit, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) berencana menerbitkan instrumen utang senilai US$ 1 miliar.…

P3D Kota Sukabumi Catat Pendapatan Rp119 Miliar

P3D Kota Sukabumi Catat Pendapatan Rp119 Miliar NERACA Sukabumi – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Jawa Barat, Kantor Pusat Pengelolaan Pendapatan…

Waskita Karya Lunasi Obligasi Rp 350 Miliar

Lunasi obligasi jatuh tempo, PT Waskita Karya (Persero) Tbk telah mengalokasikan dana pembayaran pokok obligasi I Waskita Karya Tahap II…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Verena Multifinance Patok Rights Issue Rp140

PT Verena Multifinance Tbk (VRNA) menetapkan harga pelaksanaan penambahan modal dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) atau right…

Mandiri Kaji Terbitkan Obligasi US$ 1 Miliar

Perkuat modal guna memacu pertumbuhan penyaluran kredit, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) berencana menerbitkan instrumen utang senilai US$ 1 miliar.…

Realisasi Kontrak Baru PTPP Capai 66,22%

NERACA Jakarta - Sampai dengan September 2018, PT PP (Persero) Tbk (PTPP) berhasil mengantongi total kontrak baru sebesar Rp32,45 triliun.…