Dinilai Stabil, Minat Asing Berinvestasi Cukup Besar - Disambangi Parlemen Finlandia

NERACA

Jakarta – Berkah terus meningkatnya transaksi harian di pasar modal dan juga peluang yang besar, membuat minat investor asing berinvestasi saham di dalam negeri masih dinilai besar.

Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa Efek Indonesia (BEI), Samsul Hidayat mengatakan, minat investor asing masih besar untuk berinvestasi di dalam negeri menyusul pertumbuhan pasar modal domestik yang cenderung meningkat dan stabil, “Mereka parlemen Finlandia sangat memahami bahwa Indonesia merupakan salah satu tujuan bagi investor di Finlandia,”katanya di Jakarta akhir pekan kemarin.

Menurutnya, pertumbuhan dan kebijakan-kebijakan yang dibuat otoritas pasar modal Indonesia dinilai Parlemen Finlandia cukup baik, sehingga kondisi itu memicu optimisme investor asing terutama dari Finlandia untuk menginvestasikan dananya di pasar keuangan Indonesia.

Lanjut Samsul, parlemen Finlandia menilai capital market domestic Indonesia dinilai mengesankan. Oleh karena mereka sangat optimis akan adanya ketersediaan dan perbaikan-perbaikan atas infrastruktur serta kebijakan yang selaras dengan pasar modal.

Dalam kunjungan itu, dikemukakan dia, pihak Finlandia juga tengah melakukan studi banding terhadap kondisi pasar modal negara-negara berkembang salah satunya Indonesia."Menurut mereka, pasar modal kita cukup kuat meski ada banjir yang melanda Jakarta kemarin,”ungkapnya.

Sebelumnya, Direktur Utama BEI, Ito Warsito mengatakan, saham-saham emiten yang diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia dinilai masih memiliki daya tarik sehingga memicu investor asing menempatkan dananya di pasar modal domestik.

Menurut dia, investor asing masih menaruh minatnya terhadap pasar saham domestik seiring kepercayaan dengan kinerja emiten dalam negeri yang terus tumbuh."Dari awal tahun ini, aksi beli bersih asing mencapai sekitar Rp2,52 triliun. Hal itu tentu cerminan kepercayaan investor asing di saham-saham Indonesia," ujarnya.

Ito mengharapkan, sentimen positif dari pelaku pasar saham asing itu dapat mendorong investor domestik untuk berinvestasi di pasar modal Indonesia. (bani)

BERITA TERKAIT

Rumah Zakat Luncurkan Gerakan Gelombang Wakaf - Tumbuhkan Minat Berwakaf

    NERACA   Jakarta - Rumah Zakat meluncurkan Gerakan Gelombang Wakaf. CEO Rumah Zakat Nur Efendi mengatakan bahwa gerakan…

Pembangunan Jalan Layang Cisauk Dinilai Solusi Atasi Kemacetan

Pembangunan Jalan Layang Cisauk Dinilai Solusi Atasi Kemacetan NERACA Tangerang - Legislator Kabupaten Tangerang, Banten menilai proyek pembangunan jalan layang…

Polda Metro Jaya Ringkus Pasutri Kasus Penipuan Valuta Asing

Polda Metro Jaya Ringkus Pasutri Kasus Penipuan Valuta Asing NERACA Jakarta - Subdit II Fismondev Ditreskrimsus Polda Metro Jaya berhasil…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Laba Adira Finance Terkoreksi 28,81%

Sepanjang tahun 2018 kemarin, PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (ADMF) mencatatkan laba bersih Rp1,815 triliun atau turun 28,81% dibanding periode…

Optimisme Ekonomi Tumbuh Positif - Pendapatan Emiten Diperkirakan Tumbuh 9%

NERACA Jakarta – Mempertimbangkan keyakinan masih positifnya pertumbuhan ekonomi dalam negeri menjadi alasan bagi BNP Paribas IP bila pasar saham…

MNC Sekuritas Kantungi Mandat Tiga IPO

Keyakinan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) bila tahun politik tidak mempengaruhi minat perusahaan untuk go publik, dirasakan betul oleh PT…