Mandiri Berupaya Ciptakan Wirausaha Baru

Bank Mandiri Terus Berupaya Ciptakan Wirausaha Baru

 

Perhelatan Acara bertajuk Wirausaha Muda Mandiri dan Mandiri Young Technopreneur yang diadakan oleh Bank Mandiri merupakan salah satu upaya dari bank pelat merah tersebut untuk menumbuhkan sektor riil sebagai salah satu sektor yang kontributif terhadap pembangunan. Panggung perhelatan bagi wirausaha dan inovator muda tersebut dihadiri oleh Wakil Presiden Boediono yang didampingi oleh Menteri Pemuda dan Olahraga Roy Suryo dan Direktur Utama Bank Mandiri Zulkifli Zaini serta Mantan Presiden BJ Habibie di Jakarta Convention Center, Kamis (17/1).  Wakil Presiden Boediono menghimbau agar acara seperti yang diadakan oleh Bank Mandiri juga diikuti dan diapresiasi oleh seluruh pihak agar mampu meningkatkan jumlah wirausahawan di Indonesia. ”Wirausaha adalah salah satu pendorong pertumbuhan ekonomi dan mampu menciptakan lapangan pekerjaan sehingga mampu memperkuat fundamental ekonomi Indonesia”, Ujar Boediono dalam sambutannya. Ia terus berharap agar jumlah wirausahawan yang masih minim dapat ditingkatkan sehingga daya saing Indonesia semakin meningkat. ”Inovasi adalah hal yang sangat penting dalam berwirausaha, lalu harus berani mengambil resiko, dan yang paling penting adalah dukungan akses dari sektor perbankan harus diperbesar”, katanya.

Direktur Utama Bank Mandiri Zulkifli Zaini mengungkapkan bahwa salah satu pilar utama program kemitraan dan bina lingkungan Bank Mandiri, adalah dengan memberikan pembinaan kepada wirausaha muda sebagai salah satu strategi untuk meningkatkan daya saing. ”Program wirausaha muda mandiri ini adalah salah satu program unggulan kami karena mampu diyakini mengubah cara pandang mahasiswa serta menjadikan sektor UMKM sebagai sektor idaman untuk berkarya dan meningkatkan jumlah pengusaha di Indonesia”, Ujar Zulkifli

Dia optimis, melalui momentum tersebut dapat memberikan kontribusi positif kepada Indonesia ditunjang dengan faktor pertumbuhan ekonomi yang positif sehingga dapat menginspirasi generasi muda untuk menjadi pencipta lapangan pekerjaan yang dapat mendorong perekonomian Indonesia serta mampu meningkatkan daya saing secara global. ”Kita ingin tingkatkan jumlah enterpreneur, harus minimum 2 % agar ekonomi kita bisa lebih besar pertumbuhannya, jikalau bertambah maka kemakmuran akan meningkat serta dapat menciptakan efek domino positif pula bagi perkembangan bisnis perbankan ke depan”, Kata Zulkifli. Dia sangat yakin, aksestabilitas UMKM terhadap sektor perbankan semakin besar serta tingginya kesadaran wirausahawan untuk meningkatkan jaringan sehingga lebih feasible dan bankable.

Sedangkan Mantan Presiden BJ Habibie juga memberikan pengarahan kepada para Wirausahawan tersebut untuk terus mengembangkan inovasinya, terutama kepada mereka yang menekuni di sektor teknologi. ”Bangsa ini butuh inovator baru di bidang teknologi, maka saya yakin bahwa mereka adalah kreator yang jenius dalam mengembangkan technopreneur Indonesia”, Tukasnya.

Selain memberikan penghargaan, Mandiri juga menggelar expo yang diikuti 250 wirausahawan muda dan mitra binaan mandiri untuk meningkatkan dan memperluas pasar sebagai salah satu strategi untuk mengembangkan inovasi dan bisnis kepada masyarakat Indonesia. Ajang ini mempertemukan berbagai stakeholders yang fokus pada realisasi pertumbuhan sekror UKM sebagai tulang punggung pertumbuhan ekonomi.

BERITA TERKAIT

Revolusi Industri 4.0 Era Baru UKM Indonesia

Revolusi Industri 4.0 Era Baru UKM Indonesia NERACA Denpasar - Menteri Koperasi dan UKM AAGN Puspayoga menyebutkan bahwa Revolusi Industri…

Kemudahan Bisnis Harus Dorong Perkembangan Wirausaha

NERACA Jakarta – Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) mengingatkan bahwa kebijakan pemerintah harus fokus meningkatkan kemudahan berusaha sebagai upaya…

Bank Mandiri Targetkan Pertumbuhan Kredit 11,5%

  NERACA   Jakarta - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk menargetkan pertumbuhan kredit sebesar 11,5 persen pada 2019 lebih rendah…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

Industri Properti Perlu Waspadai Suku Bunga dan Likuiditas

      NERACA   Jakarta – Industri properti dihimbau untuk mengantisipasi terhadap dua tantangan penting yaitu ketidakpastian ekonomi global…

Bank Muamalat Kerjasama Remitansi dengan Al Rajhi Bank Malaysia

      NERACA   Jakarta - PT Bank Muamalat Indonesia Tbk bersama Al Rajhi Bank Malaysia menandatangani perjanjian kerjasama…

Masalah Fintech, LBH dan OJK Masih Deadlock

      NERACA   Jakarta - Pertemuan antara Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta belum…