Ini Dia Ekspor RI ke AS

NERACA - Amerika Serikat (AS) adalah negara target ekspor non-migas ketiga terbesar, setelah China dan Jepang. Nilai ekspor non-migas Indonesia ke AS dari Januari sampai November 2012 adalah US$ 13,4 miliar. Nilai tersebut turun dari periode yang sama, setahun sebelumnya, yaitu US$ 14,4 miliar.

Pada 2011, nilai ekspor Indonesia ke AS adalah US$ 19,1 miliar, sementara nilai impor Indonesia dari AS adalah US$ 7,4 miliar. Dengan demikian, Indonesia mendapatkan surplus perdagangan US$ 11,7 miliar. Tetapi kalau dilihat dari perdagangan sektor jasa, AS memiliki surplus perdagangan jasa senilai $ 1,3 miliar.

Terdapat lima kategori ekspor terbesar Indonesia ke AS pada tahun 2011, yaitu karet senilai $ 3,6 miliar, pakaian knit senilai $ 2,8 miliar, pakaian kain senilai $ 2,2 miliar, mesin listrik senilai $ 1,8 miliar, dan bahan bakar mineral (minyak) senilai $ 847 juta.

Jika dilihat dari jenis komoditas yang diekspor, untuk komoditas pertanian, nilai ekspor Indonesia pada tahun 2011 adalah US$ 4,3 miliar. Beberapa komoditas pertanian utama yang diekspor ke AS adalah karet, minyak tropis, kopi, rempah-rempah, dan cokelat.

Sementara, beberapa kategori utama yang diimpor Indonesia dari AS pada tahun 2011 adalah pesawat senilai US$ 1,2 miliar, bibit dan buah (terutama kedelai) senilai US$ 869 juta, benang kapas dan fabrik senilai US$ 522 juta, dan sereal (gandum dan jagung) senilai US$ 398 juta.

Di sektor pertanian, komoditas-komoditas utama yang diimpor Indonesia dari Amerika adalah kedelai, kapas, makanan ternak, gandum, dan produk susu.

Nilai investasi saham AS di Indonesia adalah US$ 11,6 miliar, yang terkonsentrasi di sektor pertambangan. Sedangkan nilai invetasi Indonesia di AS kalah jauh, yaitu hanya US$ 155 juta.

BERITA TERKAIT

Tingkatkan Kinerja Ekspor - Sharp Tambah Lini Produksi Mesin Cuci

NERACA Jakarta – Genjot kinerja penjuakan ekspor, PT Sharp Electronics Indonesia menambah lini produksi di kategori mesin cuci tipe satu…

Max Sopacua: Darmizal Pantas Jadi Menteri, Tiket Demokrat Bukan Dia

Jakarta, Anggota Majelis Tinggi partai Demokrat Max Sopacua mengatakan, pidato Presiden Joko Widodo atau Jokowi dalam Visi Indonesia di Sentul…

Sumbang 74%, Ekspor Produk Manufaktur Masih Melejit

NERACA Jakarta – Industri pengolahan masih memberikan kontribusi terbesar terhadap nilai ekspor nasional. Pada periode Januari-Mei 2019, sektor manufaktur mampu…

BERITA LAINNYA DI PELUANG USAHA

Tahun 2019, Pemerintah Targetkan 8 Juta UMKM Aplikasikan Tekhnologi

Pemanfaatan teknologi digital untuk bisnis, khususnya skala usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), sudah menjadi sebuah keharusan. Sebab itu, upaya…

Pesatnya Perkembangan Pasar Modern dan Digitalisasi, Sarinah Tetap Bina UMKM

BUMN ritel PT Sarinah (Persero) menyatakan yakin bisa tetap eksis di tengah pesatnya perkembangan dunia digital. Untuk itu, Sarinah tetap…

Pertemuan IMF –WB Momentun Perkenalkan Produk UMKM Nasional Dikancah International

Pertemuan tahunan IMF – World Bank (WB)  yang berlangsung di Nusa Bali harus bisa menjadi momentum memperkenalkan produk  usaha mikro,…