CIMB Niaga Tingkatkan Kredit SME

NERACA

Jakarta - PT Bank CIMB Niaga Tbk terus meningkatkan portofolio kreditnya di segmen Small Medium Enterprise (SME), seiring dengan masih besarnya potensi pasar di segmen ini. Di segmen yang dikenal juga dengan sebutan Usaha Kecil Menengah (UKM) ini, per 31 Desember 2012, CIMB Niaga telah menyalurkan kredit sebesar Rp16,91 triliun, tumbuh sekitar 15% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Sih Dianto Sundjojo, Head of Small Medium Enterprise CIMB Niaga mengungkapkan, menyasar nasabah individu dan perusahaan di skala kecil menengah, segmen SME menjadi salah satu segmen yang kuat bertahan saat krisis keuangan menimpa sebagian besar negara di dunia.

“Segmen SME mempunyai produk dan strategi pemasaran tersendiri, sehingga relatif tidak berpengaruh dengan krisis ekonomi yang terjadi di banyak negara,” kata Dianto di Jakarta, Rabu. Menurut dia, dengan plafon kredit mulai dari Rp1 miliar hingga Rp25 miliar, sebagian besar penyaluran kredit di segmen SME disalurkan ke sektor-sektor seperti sektor trading/perdagangan (consumer goods, dan spareparts), dan manufaktur.

Dari sisi area, penyaluran kredit SME CIMB Niaga, banyak disalurkan ke wilayah Jabodetabek, Sumatera, dan Jawa Timur, dengan kontribusi terhadap total kredit SME CIMB Niaga, masing-masing sebesar 40,9%, 18,6%, dan 15,6%

Di tengah persaingan dengan pemain lainnya di segmen ini, ke depan Dianto masih tetap optimistis, kredit SME CIMB Niaga masih bisa untuk terus tumbuh dan berkembang. Untuk itu, CIMB Niaga akan terus meningkatkan fasilitas serta layanan kepada nasabah, seperti jumlah jaringan yang tersebar di berbagai wilayah di Indonesia, membina hubungan baik yang telah terjalin selama ini dengan nasabah, serta meningkatkan kualitas kredit.

“Disamping itu, aturan Bank Indonesia yang menetapkan portofolio kredit perbankan di sektor mikro, kecil, dan menengah sebesar minimal 20% secara bertahap hingga 2018, bisa menjadi salah satu faktor kunci pendorong meningkatnya kredit SME CIMB Niaga ke depannya,” kata Dianto. [rin]

BERITA TERKAIT

Tingkatkan Volume Perdagangan - BEI Segera Terapkan Sistem JATS Fix 5.0

NERACA Jakarta – Seiring dengan pesatnya pertumbuhan investor pasar modal dan jumlah produk investasi yang diluncurkan, mendorong PT Bursa Efek…

2019, Smesco Akan Tingkatkan Layanan Pemasaran KUKM

2019, Smesco Akan Tingkatkan Layanan Pemasaran KUKM NERACA Jakarta - Dirut Lembaga Layanan Pemasaran (LLP) KUKM Emilia Suhaimi mengatakan, tahun…

Pemkot Sukabumi Menunda Bantuan Modal Bagi Pelaku Usaha di Bank BPR - Walikota: UMKM Bisa Memanfaatkan Kredit Anyelir dan Program Mesra

Pemkot Sukabumi Menunda Bantuan Modal Bagi Pelaku Usaha di Bank BPR Walikota: UMKM Bisa Memanfaatkan Kredit Anyelir dan Program Mesra…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

Fintech Ilegal Berasal dari China, Rusia dan Korsel

  NERACA   Jakarta - Satgas Waspada Investasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menemukan fakta bahwa mayoritas perusahaan layanan finansial berbasis…

Laba BNI Syariah Tumbuh 35,67%

    NERACA   Jakarta - PT Bank BNI Syariah membukukan laba bersih sebesar Rp416,08 miliar, naik 35,67 persen dibandingkan…

Pemerintah Terbitkan Sukuk US$ 2 miliar

      NERACA   Jakarta - Pemerintah menerbitkan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau sukuk wakalah global senilai dua…