free hit counter

Upah Buruh Indonesia Bukan Yang Terendah di ASEAN

Kamis, 17/01/2013

NERACA

Jakarta – Meski upah buruh di Indonesia terbilang rendah dibandingkan negara-negara ASEAN lainnya, posisinya masih di atas Vietnam dan Kamboja. Hal itu diungkapkan oleh pengamat ekonomi dari EC-Think Telisa Aulia Falianty. Dia menilai, isu upah buruh harus dilihat dari dua sisi, yakni persaingan nilai upah dan investasi, mengingat murahnya upah buruh menjadi daya tarik utama.

"Di satu sisi, di era globalisasi saat ini, persaingan dengan biaya rendah salah satunya dengan upah (yang kecil). Upah rendah jadi daya tarik investor," jelasnya, Rabu (16/1). Telisa mengungkapkan, upah buruh di Vietnam berada di kisaran Rp500 ribu sampai dengan Rp600 ribu jika dirupiahkan, sementara untuk upah di Kamboja bahkan dapat lebih rendah antara Rp200 ribu sampai dengan Rp500 ribu.

"Memang upah bukan satu-satunya penentu. Kalau upah agak tinggi, tapi regulasi serta keamanan terjamin dan tidak ada pungli sebenarnya tidak masalah. Tapi masalahnya, kita pun belum bagus dalam hal-hal tersebut," tukasnya.

Terus MelobiNext