Suzuki Indonesia Peduli Korban Banjir Jakarta

NERACA

Belum selesai banjir melanda Kabupaten Pandeglang, Banten yang merugikan hingga miliaran rupiah, kini giliran Jakarta yang mengalaminya. Tingginya intensitas curah hujan yang turun selama berhari-hari, mengakibatkan terjadinya genangan air yang cukup mengkhawatirkan di beberapa area di wilayah Jakarta, khususnya daerah padat pemukiman. Akibatnya, sudah lebih dari 3.000 jiwa warga Jakarta yang menjadi korban banjir mengungsi.

Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, Tasman, menyebutkan hingga hari Rabu 16 Januari lalu sudah terdapat 3.456 pengungsi di 12 pos pengungsian yang tersebar di seluruh wilayah DKI. Dengan sebaran pengungsi di beberapa tempat, seperti di Bidara Cina 214 pengungsi, Kampung Melayu sebanyak 1370 pengungsi, Cililitan 605 pengungsi, Kedoya Selatan 200 pengungsi, Cawang 90 pengungsi, Bukit Duri 218 pengungsi, Pejaten Timur 60 pengungsi, Pondok Pinang 17 pengungsi, Ulujami 150, Lenteng Agung 87, dan Kedaung Kali Angke 200.

Melihat kondisi tersebut, Suzuki Indonesia berikan donasi dengan mendistribusikan makanan berupa nasi bungkus kepada korban banjir di beberapa tempat pengungsian. Hal ini dilakukan sebagai tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) melalui program "Suzuki Peduli Banjir" yang dilakukan oleh keluarga besar Suzuki.

“Keluarga besar Suzuki terdiri dari karyawan/wati dan dealer Suzuki di beberapa titik rawan terjadinya banjir yang ada di wilayah Jabodetabek dan sekitarnya. Donasi ini dilakukan di beberapa tempat pengungsian,” tutur Head of Public Relations 4W PT. Suzuki Indomobil Sales, Dimelza Sharindradini, di area Bidaracina - Gudang Peluru, Jakarta Selatan, Rabu (16/1).

Kehadiran Suzuki Indonesia untuk mengunjungi dan memberikan bantuan kebutuhan sehari-hari ini, dirasa sangat membantu dan memberikan manfaat oleh warga yang mengungsi. Pasalnya, Para pengungsi yang telah berada di tempat pengungsian ini terdiri dari manula, bayi dan anak-anak balita. Mereka terpaksa bertahan di tempat pengungsian dengan segala keterbatasan atas kebutuhan sandang dan pangan.

BERITA TERKAIT

Kunjungi Sulteng, Forkom Koperasi Serahkan Bantuan Ke Pengungsi Korban Tsunami

Kunjungi Sulteng, Forkom Koperasi Serahkan Bantuan Ke Pengungsi Korban Tsunami NERACA Palu - Sejumlah perwakilan dari Forum Komunikasi Koperasi Besar…

Niaga Bilateral - Indonesia-Amerika Berkomitmen Tingkatkan Nilai Perdagangan

NERACA Jakarta – Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (PEN) Kementerian Perdagangan Arlinda menyatakan Republik Indonesia dan Amerika Serikat berkomitmen meningkatkan…

Perbedaan Sebagai Kunci Toleransi Indonesia

Oleh : Grace Septiana, Mahasiswa FISIP Universitas Dharma Agung               Belakangan, spanduk penolakan gereja di Jagakarsa, Jakarta Selatan viral…

BERITA LAINNYA DI CSR

Bersama Pemerintah Kota Tangerang Selatan - Indah Kiat Salurkan Bantuan Korban Tsunami Selat Sunda

Masih dalam rangka peduli kemanusiaan terhadap korban musibah tsunami di Selat Sunda akhir tahun 2018 kemarin, industri Asia Pulp &…

Peringati Hari Sejuta Pohon Sedunia - Sharp Mengajak Siswa di Jember Peduli Lingkungan

Menanamkan budaya tanggung jawab dan peduli pada lingkungan sejak dini merupakan cara yang tepat agar hal tersebut menjadi kebiasaan positif…

Ciptakan Lingkungan Bersih - Allianz Beri Pelatihan Bank Sampah Gusling

Persoalan pengelolaan sampah masih menjadi masalah yang belum tertangani secara optimal, bahkan sebagian belum tertangani dengan baik. Alhasil, memberikan dampak…