Mahasiswa Asal Thailand Ikut Program KKN Unair

Kontribusi intitusi pendidikan tinggi di tengah-tengah masyarakat semakin terasa apabila institusi pendidikan tinggi tersebut memberikan manfaat nyata serta solusi dari setiap tantangan dan permasalahan yang ada di tengah-tengah masyarakat. Dalam upaya mengabdikan ilmu dan potensi yang dimiliki setiap sivitas akademika, Universitas Airlangga (Unair) menerjunkan 1.304 mahasiswa ke berbagai desa di Jawa Timur.

Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Airlangga, Dr Djoko Agus Purwanto MSi Apt, memaparkan, KKN BBM yang dilepas Rektor Universitas Airlangga, Prof Dr H Fasich, yang juga dihadiri Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini dan Ketua Yayasan Daya Mandiri, Prof Dr Haryono Suyono pada awal tahun 2013 ini merupakan periode ke 47.

Bersama dengan 1.274 mahasiswa mahasiswa Universitas Airlangga angkatan ke-47/2013, lanjut dia, sebanyak 30 mahasiswa dari universitas Kerajaan Thailand, Chulalongkorn University, juga turut mengikuti Kuliah Kerja Nyata - Belajar Bersama Masyarakat (KKN-BBM) untuk mensosialisasikan beasiswa Bidik Misi kepada masyarakat setempat.Sebanyak 1.665 mahasiswa diterjunkan di lima wilayah di Jawa Timur, seperti Surabaya, Sidoarjo, Probolinggo, Bojonegoro, dan Sampang.

Selain itu, terdapat dua wilayah lagi sebagai rintisan di luar Jawa Timur, yaitu Halmahera dan Lampung Selatan. Jumlah sebaran mahasiswa di masing-masing wilayah antara lain, Kota Surabaya sebanyak 374 orang mahasiswa, Bojonegoro 346 orang, Sidoarjo 250 orang, Sampang 175 orang, dan Kabupaten Probolinggo 129 orang. Khusus ke-30 mahasiswa asal Thailand dibagi dalam tiga daerah, yaitu Sidoarjo, Probolinggo, dan Bojonegoro yang masing-masing ada 10 mahasiswa.

Visi misi KKN-BBM angkatan ke-47 ini tidak jauh dari tema KKN sebelumnya, yakni membantu Mewujudkan Swadaya Masyarakat di Bidang Pendidikan, Kesehatan, Ekonomi dan Lingkungan. . Keempat bidang garapan itu kemudian diwujudkan dalam berbagai program kerja nyata yang bertujuan untuk membantu meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) melalui pembentukan dan pembinaan pos pemberdayaan keluarga (Pos Daya).

“Dalam KKN-BBM sebelumnya kita telah berhasil mengentas ratusan masyarakat di Kota Surabaya yang buta huruf menjadi bisa baca-tulis, selain itu di Probolinggo berhasil memberdayakan masyarakat menjadi bertani jamur,” kata Djoko Agus Purwanto, M.Si., Apt dalam rilisnya.

Oleh karena itu, kepada peserta KKN angkatan ke-47 diharapkan tidak hanya memberikan "sharing" belajar bersama untuk pengetahuan-pengetahuan yang baru, tetapi juga mengajarkan cara berpikir dan paradigma baru tentang pendidikan, mengatasi persoalan kesehatan, perekonomian dan lingkungan hidup di masyarakat.

Sementara itu, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menyatakan terima kasih kepada Unair yang telah memberikan bantuan sumber daya manusia dalam memberdayakan masyarakat Kota Surabaya. Adanya KKN mahasiswa itu sangat membantu tugas aparat PNS Pemkot yang selama ini dikatakan sudah “defisit” lantaran rata-rata setiap tahun terdapat 800-900 pegawai yang pensiun, sedangkan rekruitmen hanya 100-200 pegawai baru per tahun.

BERITA TERKAIT

Pemkot Palembang Gencarkan Program Kotaku Atasi Kawasan Kumuh

Pemkot Palembang Gencarkan Program Kotaku Atasi Kawasan Kumuh NERACA Palembang - Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang, Sumatera Selatan pada 2019 berupaya…

Tim Mahasiswa UI Berhasil Raih Juara Umum Kompetisi Bisnis Se ASEAN dan China

  NERACA   Jakarta - Enam mahasiswa Universitas Indonesia (UI) berhasil meraih juara umum dalam kompetisi bisnis yang diadakan oleh…

Serah Terima Program NU Peduli Lombok

Mataram, Program NU PEDULI Lombok yang merupakan kerjasama antara NU CARE-LAZISNU dan PT. Indomarco Prismatama (Indomaret) secara resmi telah diserah…

BERITA LAINNYA DI PENDIDIKAN

Tata Cara Sembelih Hewan Secara Halal

Masyarakat Juru Sembelih Halal (Juleha) hadir untuk mengedukasi masyarakat di Indonesia terkait tata cara menyembelih hewan secara halal. Salah satu…

Lulus Modal IPK Tinggi Itu Masa Lalu

      Rektor Universitas Negeri Padang Prof Ganefri menyatakan, lulusan perguruan tinggi hanya bermodalkan capaian indek prestasi kumulatif (IPK)…

6 Bahasa PBB Yang Layak Dipelajari

    Orang yang tertarik pada bahasa asing juga cenderung tertarik pada kancah internasional. Oleh karena itu, Persatuan Bangsa Bangsa…