Telkom Dedikasikan 100 Ribu Titik Hotspot di Sekolah - Kikis Kesenjangan Pendidikan

Dewasa ini, manusia tidak bisa lepas dari teknologi internet. Dalam kehidupan sehari-hari, internet cukup membantu berbagai aktifitas manusia. Internet seolah-olah seperti sebuah gerbang yang apabila kita melewatinya, akan terbentang berbagai macam hal dari seluruh belahan dunia.

Bagi mereka yang bekerja di bidang pendidikan, kesenian, atau pun literasi misalnya, internet merupakan media yang mudah diakses dengan biaya yang relatif murah dalam mencari segala bentuk informasi yang dibutuhkan.

Tidak hanya itu, berbagai macam keunggulan yang dimilikinya, internet juga bisa menjadi salah satu solusi alternatif dalam mengatasi kesenjangan pendidikan antara sekolah-sekolah di kota besar dan daerah. Terbukti, pengajaran jarak jauh dengan menggunakan akses Internet dapat berjalan secara efektif dan interaktif.

Karenanya, PT. Telekomunikasi Indonesia, Tbk. (Telkom) siap menggelar 100 ribu titik hotspot di sekolah-sekolah seluruh Indonesia. Melalui program IndiSchool (Indonesia Digital School) seluruh pihak yang terkait dengan ekosistem pendidikan dapat mengakses berbagai materi edukasi secara mudah.

"Program IndiSchool merupakan program Telkom untuk membantu meningkatkan kualitas pendidikan dengan memberikan pemerataan akses Internet dan penyampaian konten edukasi kepada komunitas pendidikan di Indonesia," ucap Direktur Enterprise & Wholesale Telkom, Muhammad Awaluddinketika meluncuran IndiSchool yang berlangsung di SMAN 8 Jakarta belum lama ini.

Dengan IndiSchool, para pengguna smartphone, netbook/laptop dan perangkat akses Internet lain, yang berada dilokasi sekolah, kampus atau lingkungan komunitas pendidikan nantinya dapat mudah mengakses konten-konten edukasi. Tidak hanya guru dan siswa saja yang dapat mengakses IndiSchool tetapi masyarakat umum pun bisa.

“Melalui kemudahan mengakses internet kecepatan tinggi (broadband), para pengajar bisa menerapkan sistem pengajaran yang lebih nyaman, misalnya dengan mengambil contoh-contoh materi di Internet,” kata Awaluddin.

Pada tahap awal Telkom akan memberikan akses Internet dengan kecepatan 1 Mbps, untuk digunakan sekolah-sekolah mengakses berbagai konten edukasi, seperti Portal Rumah Belajar dan Kelas Maya ataupun konten edukasi lain, seperti TV Edukasi yang dimiliki Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud). Melalui IndiSchool diharapkan lebih banyak lagi sekolah yang terhubung dengan Internet.

IndiSchool membawa konten edukasi yang sesuai kebutuhan sekolah dan lingkungan pendidikan, serta mudah diakses dan murah. Telkom menyediakan voucher harian dan bulanan dengan tarif terjangkau, yakni mulai dari Rp1.000 yang bisa digunakan kapan saja oleh guru maupun siswa. Sesuai dengan tema Program IndiSchool yakni membangun Indonesia Cerdas. Saat ini ada sekitar 3.000 sekolah dari 300 ribu sekolah yang ada di Tanah Air yang telah menggunakan akses Internet IndiSchool.

BERITA TERKAIT

Siapkan Dana Investasi US$ 100 Juta - Saratoga Bangun Rumah Sakit di Bekasi

NERACA Jakarta –Genjot pertumbuhan portofolio investasi, PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG) terus mengembangkan investasinya. Salah satunya yang tengah dikembangkan…

Harga Cabai di Kabupaten Sukabumi Rp 75 Ribu Per Kilogram

Harga Cabai di Kabupaten Sukabumi Rp 75 Ribu Per Kilogram NERACA Sukabumi – Memasuki pekan ketiga Juli 2019, harga kebutuhan…

Garap Proyek 35 Ribu MW - PLN Terbitkan Global Bond US$ 1,4 Miliar

NERACA Jakarta – Guna mendanai pengembangan dan operasional bisnis, PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) menerbitkan surat utang (global bond) pertama…

BERITA LAINNYA DI CSR

Tekan Angka Penderita Katarak - BCA Bakti Sosial Gelar Operasi Katarak di Ambon

Komitmen menjalankan program tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR), PT Bank Central Asia (BCA) Tbk kembali melanjutkan…

Indonesia Darurat Sampah Plastik - Accor Group Hotels Manado Ajak Masyarakat Kurangi Plastik

Menyadari tingginya tingkat konsumsi penggunaan plastik masyarakat Indonesia, membawa negeri ini menjadi produsen sampah plastik terbesar di dunia. Prestasi ini…

Bantu Korban Gempa Bumi - XL Rampungkan Pembangunan Sekokah di Lombok Utara

Pasca gempa bumi Lombok, dukungan dan bantuan XL Axiata terhadap para korban gempa tidak hanya sebatas pada kegiatan tanggap darurat…