Rilis Produk Baru, Trimegah Bidik Dana Kelola Rp 6,3 Triliun

Jakarta – Persaingan antar perusahaan manajer investasi semakin ketat, oleh karena itu banyak perusahaan aset manajemen banyak meluncurkan produk baru untuk menggaet nasabah baru dan dana kelola. Bicara dana kelola, PT Trimegah Asset Management menargetkan perolehan dana kelolaan hingga akhir tahun 2013 sebesar Rp6,3 triliun dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp4,5 triliun.

Presiden Direktur Trimegah Asset Management, Denny R Taher mengatakan, guna memenuhi target tersebut, perseroan berencana meluncurkan empat sampai lima reksa dana. “Tahun ini perseroan berencana menerbitkan empat sampai lima produk baru reksa dana dengan rincian dua sampai tiga merupakan reksa dana saham. Sedangkan sisanya pendapatan tetap (fix income), “katanya di Jakarta, Selasa (15/1).

Dia menambahkan, target return produk reksa dana saham 15-20%. Hal ini berdasarkan proyeksi kenaikan IHSG yang diperkirakan tumbuh sekitar 13%tahun ini. Sedangkan fix income sebesar tujuh sampai delapan persen.

Target dana kelolaan dari satu reksa dana saham sekira Rp150 miliar. Diharapkan dengan penambahan produk tersebut dapat menaikkan dana kelolaan tahun ini. Lebih lanjut, menurutnya, dari total dana kelolaan sekira 45% reksa dana saham. Sedangkan reksa dana fix income 20% dan sisanya reksa dana campuran lima persen. "Produk reksa dana sahamnya naik, komposisi lebih besar, tahun lalu 45% dan tahun ini diperkirakan naik,”ujarnya

Sementara itu investor reksa dana, tahun ini untuk institusi sebesar 60% dan retail 40%. Namun, tahun ini diharapkan retail naik menjadi 45%. Sementara, PT OCBC Sekuritas Indonesia menargetkan transaksi harian saham naik dari Rp 10 miliar menjadi Rp 50 miliar pada 2013.

Kata Presiden Direktur PT OCBC Sekuritas Indonesia, Bibiana Halim, perusahaan sasar investor institusi untuk meraih pertumbuhan transaksi harian tersebut. Selama ini nasabah perseroan merupakan investor ritel yang mencapai 600 investor ritel, “Peningkatan itu didukung dari peluncuran online trading, sales team diperkuat, dan berinvestasi di DMA untuk investor institusi,”jelasnya.

Perusahaan, lanjut dia, juga sedang mengembangkan bisnis penjaminan emisi. Terbaru, perusahaan menjadi penjamin emisi obligasi berkelanjutan tahap I PT Bank OCBC NISP senilai Rp 3 triliun.

Bibiana menambahkan, pihaknya juga telah akan menangani penawaran perdana saham (IPO) perusahaan di sektor minyak dan gas yang kemungkinan berlangsung pada pertengahan 2013, “Kita belum bisa bilang detilnya, karena masih dalam pembicaraan,”katanya.

Hal yang dikerjakan perusahaan bertujuan meningkatkan kinerja perseroan pada tahun 2013. Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), pemegang saham PT OCBC Sekuritas Indonesia antara lain OCBC Singapore Ltd sebesar 80% dan PT Farnella Mandiri Utama sebesar 20%. (bani)

BERITA TERKAIT

Investasikan Dana Rp 37,5 Miliar - Satyamitra Bangun Pabrik Baru di Jateng

NERACA Jakarta - Mengantongi dana hasil penawaran umum saham perdana atau initial public offering (IPO) Rp 124,5 miliar, PT Satyamitra…

Pembangunan Daerah Jangan Bergantung Dana Transfer APBN

      NERACA   Jakarta - Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Mardiasmo menginginkan pembangunan dan pemerataan wilayah di daerah bisa…

Rencanakan Go Public - Softex Indonesia Bidik Dana di Pasar Rp 7 Triliun

NERACA Jakarta  -Satu lagi antrian panjang perusahaan yang berniat go public tahun ini adalah PT Softex Indonesia. Hal tersebut disampaikan…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Catatkan Penjualan Lahan 25,3 Hektar - DMAS Masih Mengandalkan Kawasan Industri

NERACA Jakarta – Kejar target penjualan, PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS) masih fokus mengembangkan kawasan industri. Apalagi, perseroan menerima permintaan lahan…

Targetkan Pembiayaan Rp 1 Triliun - Astra Finacial Tawarkan Promo Bunga 0%

NERACA Jakarta – Proyeksi pasar otomotif dalam negeri yang masih lesu, menjadi tantangan bagi pelaku industri otomotif untuk terus menggenjot…

Perkenalkan Fortofolio Bisnis - Astra Tampil di 1st Pacific Expo Selandia Baru

NERACA Jakarta – Menunjukkan eksistensinya di dunia internasional, PT Astra Internasional Tbk (ASII) menjadi satu dari lebih dari 100 perusahaan…