HM Sampoerna Sepakati Pinjaman Dengan Anak Usaha

Guna meningkatkan bisnis usaha, PT HM Sampoerna Tbk sepakati perjanjian pinjaman dengan sembilan anak perusahaan perseroan pada 9 Januari 2013. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Kata Sekretaris Perusahaan HM Sampoerna, kesembilan anak perusahaan tersebut adalah PT Handal Logistik Nusantara (HLN), PT Sampoerna Printpack (SPP), PT Asia Tembakau (ATB), PT Persada Makmur Indonesia (PMII), PT Union Sampoerna Dinamika (USD), PT Wahana Sampoerna (WS), PT Perusahaan Dagang dan Industri Panamas (Panamas), PT Harapan Maju Sentosa (HMSI), dan PT Taman Dayu (TD).

Dia menjelaskan, anak perusahaan perseroan ini merupakan perusahaan terkendali perseroan baik dimiliki secara langsung dan tidak langsung. Adapun suku bunga pinjaman adalah JIBOR ON (Jakarta Interbank Offering Rate Overnight) minus 0,5% untuk saldo kredit dan JIBOR plus 1,75% untuk saldo debit per tahun.

Perjanjian berlaku selama 1 tahun dan akan diperpanjang secara otomotasi. Namun perseroan tidak menyebutkan secara rinci total pinjaman dan masing-masing pinjaman yang diberikan kepada anak perusahaan.

Sebagai informasi, sebelumnya perseroan telah menyelesaikan lagi proses likuidasi anak perusahaannya. Perseroan merampungkan likuidasi anak usahanya, Sampoerna Packaging Asia Pte. Ltd., setelah sebelumnya merampungkan proses likuidasi anak usaha lainnya, IBSA Singapore Pte Ltd. (bani)

BERITA TERKAIT

Pemprov Jabar-Maluku Utara Sepakati Kerja Sama 25 Bidang

Pemprov Jabar-Maluku Utara Sepakati Kerja Sama 25 Bidang NERACA Bandung - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) dan Pemprov Maluku…

Depok Tingkatkan Pelayanan Publik dengan Teknologi Informasi

Depok Tingkatkan Pelayanan Publik dengan Teknologi Informasi NERACA Depok - Pemerintah Kota Depok berusaha memperbaiki layanan publik dengan memanfaatkan teknologi…

RUU Pertanahan Tak Sejalan dengan Pemikiran dan Kebijakan Presiden Jokowi

RUU Pertanahan Tak Sejalan dengan Pemikiran dan Kebijakan Presiden Jokowi NERACA Jakarta - Pemerntah dan DPR diingatkan untuk tidak memaksakan…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Volume Penjualan Terkoreksi 5,58% - Astra Terus Pacu Penjualan di Semester Kedua

NERACA Jakarta – Lesunya bisnis otomotif di paruh pertama tahun ini memberikan dampak terhadap bisnis otomotif PT Astra International Tbk…

Hartadinata Akuisisi Perusahaan E-Commerce

Kembangkan ekspansi bisnisnya, PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) pada tanggal 15 Juli 2019 menandatangani akta perjanjian penyertaan modal yang pada…

Kasus Hukum Menimpa Tiga Pilar - Investor Ritel Minta Kepastian Hukum

NERACA Jakarta – Kisruh sengketa manajamen PT Tiga Pilar Sejahtera Tbk (AISA) masih menyisakan masalah bagi para investor, khususnya investor…