Total Obligasi Jatuh Tempo Adira Rp 2,5 Triliun

Sepanjang tahun 2013 ini, PT Adira Dinamika Multifinance Tbk (ADMF) mencatatkan jumlah obligasi perseroan yang akan jatuh tempo mencapai Rp2,508 triliun. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Kata Direktur Adira Finance, I Dewa Made Susila, obligasi yang jatuh tempo tahun ini adalah Obligasi IV tahun 2010 seri C dengan jumlah pokok Rp577 miliar yang jatuh tempo 29 April 2013, obligasi IV tahun 2010 seri D dengan jumlah pokok Rp284 miliar, yang jatuh tempo 29 Oktober 2013.

Kemudian ada obligasi V tahun 2011 seri B dengan jumlah pokok Rp160 miliar yang jatuh tempo pada 27 Mei 2013, obligasi berkelanjutan I tahap I tahun 2011 seri A dengan jumlah pokok Rp325 miliar yang jatuh tempo 16 Desember 2013.

Selain itu ada obligasi berkelanjutan I tahap II tahun 2011 seri A sebesar Rp786 miliar jatuh tempo pada 14 Mei 2013 serta obligasi berkelanjutan I tahap III tahun 2011 seri A sebesar Rp376 miliar yang jatuh tempo 7 Oktober 2013.

Perseroan juga memastikan bahwa dana pelunasan obligasi akan tersedia baik pelunasan pokok maupun bunga obligasi pada saat jatuh tempo. Adapun saldo kas perseroan per 31 Desember 2012 mencapai Rp2,25 triliun yang saat ini tersimpan dalam rekening perusahaan ditambah dengan pembayaran angsuran dari konsumen periode Januari hingga jatuh tempo obligasi yang diyakini cukup untuk pelunasan. (bani)

BERITA TERKAIT

Bank Mandiri Catatkan Perolehan Laba Rp 13,5 Triliun

  NERACA   Jakarta – PT Bank Mandiri Tbk mencatatkan perolehan laba konsolidasi tumbuh 11,1% mencapai Rp13,5 triliun, kualitas kredit…

Menkeu Proyeksi Defisit APBN Capai Rp310,8 Triliun

  NERACA   Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memproyeksikan defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2019 berpotensi…

DEFISIT APBN MELEBAR HINGGA RP 135 TRILIUN LEBIH - Menkeu: Pertumbuhan Semester I Capai 5,1%

Jakarta-Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan, pertumbuhan ekonomi Indonesia di semester I-2019 mencapai  5,1%.  Angka ini berdasarkan perhitungannya terhadap kontribusi…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Berikan Pendampingan Analis Investasi - CSA Research Gandeng Kerjasama Modalsaham

NERACA Jakarta – Genjot pertumbuhan investor pasar modal, khususnya generasi milenial dan juga mendukung inovasi sektor keuangan digital, Certified Security…

Sentimen BI Rate Jadi Katalis Positif Sektor Properti

NERACA Jakarta – Keputusan Bank Indonesia (BI) memangkas suku bunga acuan 7 Days Reverse Repo Rate  sebesar 0,25% menjadi 5,75% mendapatkan…

Siapkan Dana Investasi US$ 100 Juta - Saratoga Bangun Rumah Sakit di Bekasi

NERACA Jakarta –Genjot pertumbuhan portofolio investasi, PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG) terus mengembangkan investasinya. Salah satunya yang tengah dikembangkan…