Pegadaian Targetkan Bisnis Emas Capai Rp 1,5 Triliun

Melorotnya harga emas di pasaran, tidak membuat ciut PT Pegadaian dalam bisnis emas. Bahkan perseroan menargetkan lini bisnis penjualan emasnya bisa menghasilkan transaksi 2,8 ton emas atau senilai Rp 1,5 triliun di 2013.

Direktur Bisnis II Pegadaian, Wasis Djuhar mengatakan, target ini naik sekitar 50% dari realisasi penjualan 2012 yang mencatatkan penjualan senilai Rp 1 triliun. Sementara transaksi emas tahun 2012 sebesar 2 ton atau sebesar Rp 1 triliun, “Kami targetkan tumbuh menjadi 2,8 ton. Untuk tahun 2013 ditargetkan 1,5 triliun,”katanya di Jakarta kemarin.

Menurutnya, apabila dibandingkan antara realisasi penjualan emas tahun 2012 dengan 2011, diakuinya terdapat penurunan transaksi. Hal itu didorong oleh fluktuasi harga emas.

Dia menambahkan, tahun 2011 sebanyak 2,1 ton dan di tahun 2012 sebesar 2 ton emas. Kontribusi bisnis emas di Pegadaian terhadap omset, saat ini masih di bawah 3%. Maka untuk mendongkrak penjualan emas, lanjutnya, mulai tanggal 21 Januari 2013, perusahaan siap meluncurkan transaksi penjualan emas secara online, “Penjualan logam mulia emas tahun 2012 di Pegadaian baru dilayani secara off line di masing-masing cabang Pegadaian,”ungkapnya.

Sebelumnya Pegadaian melaporakan omset perseroan sebesar Rp 110 triliun di 2012 tak mencapai target. Salah satu pemicunya adalah fluktuatifnya harga emas. Sebagai informasi, harga emas batangan di logam mulia milik PT Aneka Tambang Tbk (Antam) turun di awal pekan.

Disebutkan, harga emas Antam turun tipis Rp 1.000/gram. Harga emas Antam 1 gramnya turun menjadi Rp 578.200. Padahal pada Jumat (11/1) harga emas Antam 1 gramnya berada di posisi Rp 579.200.

Harga emas batangan Logam Mulia memang sangat tergantung pada pergerakan emas internasional dan juga nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. Sementara harga buyback atau pembelian emas jika konsumen menjual kembali ke Antam menjadi Rp 513 ribu/gram. (bani)

BERITA TERKAIT

Ditopang Penjualan Residensial - BSDE Targetkan Marketing Sales Rp 6,2 Triliun

NERACA Jakarta – Tahun ini, PT Bumi Serpong Damai  Tbk (BSDE) memasang target marketing sales senilai Rp6,2  triliun.”Kami optimistis target…

Rambah Bisnis Pertambangan - Siwani Makmur Agendakan Rights Issue

NERACA Jakarta – Di balik melesatnya perdagangan saham PT Siwani Makmur Tbk (SIMA) hingga berujung pada penghentian sementara perdagangan saham…

NASIONALRE BERI PELATIHAN UNTUK MITRA BISNIS

Direktur Keuangan & SDM NasionalRe Sunarso (tengah) didampingi Aktuaris Perusahaan NasionalRe Faried Susanto (kanan) berbincang dengan salah seorang pengajar usai…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Mendapatkan Antusiasme Tinggi - LinkAja Diyakini Mampu Percepat Inklusi Keuangan

NERACA Jakarta - Perubahan aplikasi mobil money Tcash menjadi LinkAja mendapatkan antusiasme sangat tinggi dari pelanggan yang memiliki akun Tcash…

Permintaan Pasar Meningkat - Tunaiku Genjot Pertumbuhan Pinjaman Renovasi Rumah

NERACA Jakarta – Menjawab kebutuhan masyarakat akan pinjaman yang mudah didapat tanpa ribet, Tunaiku, kredit tanpa agunan berbasis online dari…

Tambah Armada Baru - Armada Berjaya Bidik Pendapatan Tumbuh 200%

NERACA Jakarta – Resmi mencatatkan sahamnya di pasar modal, PT Armada Berjaya Trans Tbk (JAYA) langsung tancap gas dalam ekspansi…