Abirprayadi Resmi Jabat Dirut Baru Mansek

Sejak akhir tahun 2012, PT Mandiri Sekuritas secara resmi telah mengangkat Abiprayadi Riyanto sebagai direktur utama perseroan menggantikan dirut sebelumnya Harry M Supoyo.

Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta kemarin. Kata Corporate Secretary Mandiri Sekuritas Muhammad Irwan, perseroan telah menerima dengan baik pengunduran diri Harry M Supoyo dan selanjutnya perseroan telah mengangkat Abiprayadi Riyanto sebagai Direktur Utama Mandiri Sekuritas.

Sebagai informasi, tahun 2012 lalu, Mandiri Sekuritas menguasai pangsa pasar penjaminan emisi senilai total Rp11,456 triliun dari 33 perusahaan di sepanjang 2012. Selain itu, di tahun lalu Mandiri Sekuritas juga turut menangani right issue PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) senilai Rp1,87 triliun dengan hasil yang memuaskan.

Serta di 2013 ini, dengan mempertimbangkan prospek pertumbuhan ekonomi Indonesia yang positif, maka Mandiri Sekuritas optimistis setidaknya dapat menangani penjaminan emisi untuk sekira 10 IPO dan 20 surat utang dengan nilai penjaminan total sekira Rp11 triliun-Rp12 triliun.

Selain itu, perseroan menargetkan sampai 2013 jumlah nasabah mencapai 20 ribu, dengan komposisi 70% nasabah berasal dari online trading dan sisanya nasabah reguler. Maka untuk memuluskan target tersebut, perseroan gencar ekspansi membuka cabang dan gerai dengan bekerjasama Mandiri Prioritas.

Director Head Of Equity Retail Mandiri, Ridwan Pranata pernah bilang,

untuk volume transaksi ritel per hari ditargetkan pada tahun 2013 bisa mencapai Rp175 miliar dan Rp80 miliar di antaranya berasal dari online trading.

Sedangkan untuk transkasi ritel tahun ini sebesar Rp102 miliar, yang sudah tercapai dari online trading Rp50 miliar, "Dengan demikian, jumlah nasabah ritel online ditargetkan akan melesat sekira 86%, selain itu kami pun melakukan pendekatan melalui komunitas online untuk mencapai target jumlah nasabah," tambahnya. (bani)

BERITA TERKAIT

Pabrik Baru Beroperasi - Tahun Depan, PBID Bidik Penjualan Tumbuh 15%

NERACA Jakarta – Seiring beroperasinya pabrik baru, PT Panca Budi Idaman Tbk (PBID) terus menggenjot kapasitas produksi untuk memenuhi permintaan…

DataOn Bentuk Perusahaan Baru GreatDay HR

      NERACA   Jakarta - DataOn (PT. Indodev Niaga Internet) meresmikan GreatDay HR sebagai brand baru untuk solusi…

BI dan Pemerintah Canangkan Syariah jadi Arus Baru Ekonomi

    NERACA   Surabaya - Bank Indonesia (BI), pemerintah dan instansi terkait mencanangkan syariah untuk menjadi arus baru ekonomi…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Berkah Kinerja Emiten Meningkat - Jumlah Investor di Sumbar Tumbuh 46%

NERACA Padang – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) perwakilan Sumatera Barat (Sumbar) mencatat jumlah investor saham asal Sumbar di pasar…

Indo Premier Bidik AUM 2019 Tumbuh 50%

Tahun depan, PT Indo Premier Investment yakin dana kelolaan atau asset under management (AUM) mereka akan tumbuh hingga 50% seiring…

HRUM Siapkan Rp 236 Miliar Buyback Saham

PT Harum Energy Tbk (HRUM) berencana untuk melakukan pembelian kembali saham atau buyback sebanyak-banyaknya 133,38 juta saham atau sebesar 4,93%…