ASEI-ICIEC Kerja Sama Pembiayaan dan Investasi

NERACA

Jakarta - PT Asuransi Ekspor Indonesia (Persero) atau ASEI membuka kerja sama dengan The Islamic Corporation for the Insurance of Investment and Export Credit (ICIEC), dengan mencakup beberapa divisi di ASEI, yakni asuransi ekspor dan suretyship. “Keduanya akan masuk ke dalam cakupan kerja sama ASEI dengan ICIEC. Ini tergantung proyek nantinya seperti apa dikerjakan,” kata Direktur Utama ASEI, Zaafril Razief Amir di Jakarta, Senin (14/1).

Lebih lanjut dia mengatakan, kerja sama tersebut bertujuan untuk mengembangkan investasi di Indonesia serta mampu menjadi lembaga yang fokus pada investasi serta pembiayaan berskala medium-long term. “Ketika ada investasi yang masuk ke Indonesia, ICIEC melakukan due diligence (uji tuntas) terlebih dahulu. Baru setelah itu ASEI ikut membantu, di mana kami mengajak PT Sucofindo sebagai pemeriksa keabsahan produk yang diimpor ke Indonesia,” terangnya.

Namun sayang, Zaafril belum menjelaskan secara rinci perihal proyek apa saja yang akan dikerjakan. Akan tetapi, lanjut dia, di masa mendatang akan banyak yang akan dijamin risikonya. Secara bisnis, kerja sama ini merupakan langkah strategis lantaran masih belum ada perusahaan penjamin proyek di Indonesia.

Terkait model produk yang digunakan, Zaafril mengatakan akan sesuai dengan prinsip Syariah Islam. “Tentunya secara umum, ini akan mampu meningkatkan pendapatan premi syariah yang masih baru, sekitar US$25 juta,” papar dia. Mengenai kontribusi pemasukan potensial,dirinya mengaku belum mengetahui lebih jauh karena proyek yang dibidik masih dalam pembicaraan internal.

“Secara garis besar, ini menjadi pemasukan potensial karena sekarang masih tahap negosiasi proyek apa saja dan nilai investasi yang akan dikerjakan,” tambah Zaafril.

Senada, Kepala Eksekutif ICIEC, Abdel Rahman El Thayeb Thoha, mengatakan momentum ini merupakan bentuk kerja sama untuk meningkatkan ekonomi negara Islam secara umum dan menarik investasi asing serta mengembangkan ekspor pada negara Islam secara khusus.

“Dalam mencapai target, ICIEC akan memberi kapasitas berupa kredit ekspor serta political based insurance kepada eksportir dan importer,” ujar Abdel. Dia menerangkan bahwa ini merupakan langkah ekspansi ICIEC kepada seluruh asuransi ekspor salah satunya bersama ASEI. Salah satunya, sambung dia, dengan memberikan penjaminan pembiayaan infrastruktur. [dias]

BERITA TERKAIT

Sektor Pengolahan - Penyerapan Tenaga Kerja Industri Manufaktur Terus Meningkat

NERACA Jakarta – Industri manufaktur terus menyerap tenaga kerja dalam negeri seiring adanya peningkatan investasi atau ekspansi. Ini menjadi salah…

Berbagai Kebijakan Disiapkan Tarik Investasi Manufaktur

NERACA Jakarta – Pemerintah terus berupaya mendorong peningkatan investasi di industri manufaktur, karena sektor tersebut berperan penting dalam menopang pertumbuhan…

Stasiun Cisauk jadi Daya Tarik Investasi Properti

  NERACA Jakarta - Keberadaan Stasiun Cisauk, Kabupaten Tangerang ini, setiap harinya melayani sekitar 6.200 penumpang dengan 132 perjalanan KRL…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

BPR Diminta Bantu Kemajuan Daerah

    NERACA   Jakarta - Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengatakan Bank Perkreditan Rakyat (BPR) harus terus mampu memberikan…

Tingkatkan Loyalitas Nasabah dengan CIMB Niaga Xtra Xpo

      NERACA   Jakarta - PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) kembali menggelar pameran perbankan ritel bertajuk…

Gandeng IKA ITS, BNI Life Tawarkan Program Asuransi

    NERACA   Jakarta - PT BNI Life Insurance (BNI Life) melakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara Ikatan Alumni…