Pengelola Dana Bergulir Siap Danai PKL - Kemas Danial, Direktur Utama LPDB-KUMKM

Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB)-KUMKM menyatakan siap mendanai program modernisasi Pedagang Kaki Lima (PKL) pada 2013 agar mereka yang sebagian besar merupakan pelaku usaha mikro mampu meningkatkan daya saing dan pendapatannya. "Ini menjadi salah satu program kami untuk mendukung program pengurangan kemiskinan dan pengangguran," kata Direktur Utama LPDB-KUMKM, Kemas Danial, di Jakarta, Jumat.

Kemas menambahkan, upaya pendukungan itu sekaligus diharapkan bisa membantu penataan kota-kota besar menjadi lebih rapi dan terorganisir.

Apalagi selama ini sebagian besar PKL di Indonesia hampir pasti tidak memiliki legalitas formal ketika menjalankan usahanya. "Mereka sebagian besar masih sangat tradisional dan sering berpindah-pindah," katanya.

Kemas juga memantau selama ini sebagian besar PKL masih memanfaatkan jalan sebagai tempat usaha sehingga kerap kali menyebabkan kekisruhan hingga kemacetan arus lalu lintas. "Dan yang paling krusial adalah mereka tidak memiliki akses kepada lembaga keuangan," katanya.

Padahal, Kemas menilai, profit marjin para PKL relatif tinggi dengan daya tahan yang juga tinggi.

Melalui pendukungan untuk PKL, pihaknya berharap usaha PKL dapat lebih berkembang, semakin meningkat profesionalisme dan pendapatannya. "Ke depan ini akan mengurangi angka kemiskinan dan pengangguran sekaligus menjadikan kota tidak kumuh dengan arus lalu lintas yang tidak terganggu," katanya.

Pada 2013, pihaknya menargetkan bisa menyalurkan dana bergulir Rp1,926 triliun kepada 109.157 UMKM melalui 768 mitra yang terdiri dari koperasi dan sektor riil non-koperasi.

BERITA TERKAIT

Bantah Kendalikan Harga Saham - Bliss Properti Siap Tempuh Jalur Hukum

NERACA Jakarta – Emiten properti, PT Bliss Properti Indonesia Tbk (POSA) angkat bicara soal tuduhan soal mengendalikan harga saham yang…

Kemenkop Gelar Bimtek Mitigasi Risiko Bencana Bagi KUMKM

Kemenkop Gelar Bimtek Mitigasi Risiko Bencana Bagi KUMKM NERACA Palangkaraya - Kementerian Koperasi dan UKM memandang pentingnya KUMKM mengetahui secara…

Alokasikan Dana Rp 1,2 Triliun - Tower Bersama Buyback 110,94 Juta Saham

NERACA Jakarta – Menjaga pertumbuhan harga saham di pasar, beberapa perusahaan masih mengandalkan aksi korporasi buyback saham. Hal inilah yang…

BERITA LAINNYA DI HUKUM BISNIS

Polri: Aspek Keamanan Modal Utama Negara Jaga Kedaulatan

Polri: Aspek Keamanan Modal Utama Negara Jaga Kedaulatan NERACA  Jakarta - Kadiv Humas Polri Irjen Pol Mohammad Iqbal mengatakan dalam…

Korupsi Kredit Fiktif Bank Riau Kepri Rugikan Negara Rp32,4 Miliar

Korupsi Kredit Fiktif Bank Riau Kepri Rugikan Negara Rp32,4 Miliar NERACA Pekanbaru - Empat terdakwa dugaan korupsi kredit fiktif Bank…

KPPU Berharap Notaris Bantu Tekan Persekongkolan Tender

KPPU Berharap Notaris Bantu Tekan Persekongkolan Tender   NERACA Medan - Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) meminta para notaris ikut membantu…