Eterindo Kantongi Order Biodiesel Dari Pertamina

PT Eterindo Wahanatama Tbk (ETWA) mengungkapkan telah mendapatkan order pengadaan biodiesel dari Pertamina untuk salah satu depo yang terletak di Balikpapan, Kalimantan Timur.

Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, Kamis (10/1). Kata Presiden Direktur PT Eterindo Wahanatama Tbk, Immanuel Sutarto, pada tahap awal, perseroan mengirimkan 1.000 metrik ton, yang proses pengirimannya dimulai pada 4 Januari 2013 lalu, dan tiba di depo Pertamina Balikpapan pada 8 Januari 2013 untuk memenuhi purchase order (po) Januari.

Dia menuturkan, pengiriman biodiesel ke Balikpapan ini diharapkan akan terus bertambah, sesuai kebutuhan Pertaminan. "Perluasan bisnis biodiesel ke kawasan Kalimantan Timur merupakan langkah strategis perseroan untuk memanfaatkan potensi kebutuhan di kawasan ini," ujarnya.

Adapun tambahan permintaan untuk depo Balikpapan akan dipenuhi dari hasil peningkatan kapasitas produksi biodiesel perseroan dari 70.000 metrik tons menjadi 140.000 per tahun yang telah terpada pada kuartal tiga 2012 lalu.

Menurut Immanuel, keberhasilan mendapatkan order tersebut merupakan wujud apresiasi dan kepercayaan yang diberikan Pertamina, atas kerja keras serta komitmen Perseroan sebagai pioneer bisnis biodiesel. “Terutama untuk selalu menjaga kualitas produk yang dihasilkannya serta selalu mendukung program diversifikasi energi ke Energi Baru dan Energi Terbarukan yang dicanangkan oleh Pemerintah,”katanya.(bani)

BERITA TERKAIT

NU Care Selamatkan TKI Eti dari Hukuman Mati di Saudi

Jakarta, Melalui program NU Peduli TKI, NU Care-LAZISNU selama tujuh bulan menghimpun dana untuk membantu pembebasan Eti, seorang TKI di…

Wakil Ketua MPR RI - Ideologi Pancasila Jaga Indonesia dari Perpecahan

Hidayat Nur Wahid Wakil Ketua MPR RI Ideologi Pancasila Jaga Indonesia dari Perpecahan  Jakarta - Wakil Ketua MPR RI Hidayat…

Menteri LHK: Luas Lahan Kritis Mangrove Turun dari 1,82 Juta ha Menjadi 1,19 ha - OASE Kabinet Kerja Lejitkan Mangrove

Menteri LHK: Luas Lahan Kritis Mangrove Turun dari 1,82 Juta ha Menjadi 1,19 ha OASE Kabinet Kerja Lejitkan Mangrove NERACA…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Volume Penjualan Terkoreksi 5,58% - Astra Terus Pacu Penjualan di Semester Kedua

NERACA Jakarta – Lesunya bisnis otomotif di paruh pertama tahun ini memberikan dampak terhadap bisnis otomotif PT Astra International Tbk…

Hartadinata Akuisisi Perusahaan E-Commerce

Kembangkan ekspansi bisnisnya, PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) pada tanggal 15 Juli 2019 menandatangani akta perjanjian penyertaan modal yang pada…

Kasus Hukum Menimpa Tiga Pilar - Investor Ritel Minta Kepastian Hukum

NERACA Jakarta – Kisruh sengketa manajamen PT Tiga Pilar Sejahtera Tbk (AISA) masih menyisakan masalah bagi para investor, khususnya investor…