Obligasi Lippo Karawaci Oversubcribed 6 Kali

Dalam rangka mengurangi beban utang, PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) menerbitkan obligasi US$ 130 juta atau sekitar Rp 1,23 triliun. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, Kamis (10/1).

Disebutkan, dana hasil penerbitan surat utang ini akan digunakan untuk membayar utang yang jatuh tempo 2015 mendatang. Obligasi yang akan jatuh tempo 2020 ini kelebihan permintaan (oversubscribed) sampai 6,5x. Obligasi baru ini ditawarkan dengan imbal hasil sebesar 5,24%.

Dengan penerbitan obligasi ini maka total utang perseoran yang akan jatuh tempo di 2020 bertambah jadi US$ 403,3 juta. Presiden Direktur Lippo Karawaci, Ketut Budi Wijaya mengatakan, dirinya menyampaikan terima kasih kepada para investor global atas dukungan dan kepercayaannya yang terus diberikan kepada perseroan dan manajemen, “Keberhasilan penerbitan obligasi dengan harga yang kompetitif ini memperkuat keyakinan bahwa pasar global percaya akan strategi bisnis LPKR, prospek pertumbuhan serta manajemen LPKR,”ujarnya.

Sementara Deutche Bank bertindak sebagai Sole Global Coordinator dan Joint Bookrunner, sementara Bank of America Merrill Lynch, Credit Suisse, dan Citi bertindak sebagai Joint Bookrunners.

Kata Head of Deutsche Bank Capital Markets and Treasury Solutions untuk South East Asia, Sreenivasan Iyer, bagi penerbit obligasi Indonesia imbal hasil 5,24% untuk jangka waktu 8 tahun mencerminkan kualitas dari penerbit dan menariknya profil investasi di Indonesia yang terus meningkat.

Asal tahu saja, obligasi perseroan yang baru mendapat peringkat B1 dari Moody’s, dan BB- masing-masing dari S&P dan Fitch dengan outlook ‘stabil’. Para investor Asia mendapat alokasi sebesar 86% dan sisanya untuk investor Eropa. Sebesar 77% dialokasikan untuk para asset managers, 39% untuk private banks, dan 10% untuk bank lainnya. (bani)

BERITA TERKAIT

Rampungkan Right Issue - Keuangan Lippo Karawaci Makin Kokoh

NERACA Jakarta - Perusahaan real estate, PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) merampungkan penawaran umum saham terbatas (right issue) senilai Rp…

Lippo Cikarang Raih Properti Indonesia Award

Lippo Cikarang kembali membuktikan kepiawaiannya dalam hal membangun hunian yang diakui masyarakat terbukti dari proyek Cosmo Estate memperoleh penghargaan Properti…

Marak di Semester Kedua - Pefindo Taksir Obligasi Capai Rp 135 Triliun

NERACA Jakarta – Memasuki semester kedua tahun ini, banyak sentimen positif yang bakal menjadi pemicu tren pasar obligasi kembali marak.…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Volume Penjualan Terkoreksi 5,58% - Astra Terus Pacu Penjualan di Semester Kedua

NERACA Jakarta – Lesunya bisnis otomotif di paruh pertama tahun ini memberikan dampak terhadap bisnis otomotif PT Astra International Tbk…

Hartadinata Akuisisi Perusahaan E-Commerce

Kembangkan ekspansi bisnisnya, PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) pada tanggal 15 Juli 2019 menandatangani akta perjanjian penyertaan modal yang pada…

Kasus Hukum Menimpa Tiga Pilar - Investor Ritel Minta Kepastian Hukum

NERACA Jakarta – Kisruh sengketa manajamen PT Tiga Pilar Sejahtera Tbk (AISA) masih menyisakan masalah bagi para investor, khususnya investor…