Tingkatkan Modal, HD Finance Raih Pinjaman Rp 50 Miliar

Emiten perusahaan pembiayaan (multifinance) PT HD Finance Tbk (HDFA), memperoleh fasilitas kredit dari PT Bank ICBC Indonesia senilai Rp50 miliar. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, Rabu (9/1).

Kata Corporate Secretary HD Finance Novita Frestiani, perjanjian kredit dengan akta jaminan fidusia ini berjangka waktu pinjaman maksimal 3 tahun sejak tanggal pencairan, “Penandatanganan fasilitas ini dilakukan pada 7 Januari 2013,”ujarnya.

Dia menambahkan, fasilitas kredit ini dijamin dengan tagihan atau piutang pembiayaan sampai senilai 100% dari total jumlah pokok fasilitas kredit yang masih terutang (outstanding), “Perjanjian kredit dan akta jaminan fidusia ini dibuat di hadapan Notaris Mellyani Noor Shandra SH di Jakarta, masing-masing berturut turut berdasarkan akta nomor 06 dan 07,”paparnya. (bani)

BERITA TERKAIT

WOM Finance Optimistis Tumbuh 20%

      NERACA   Palembang - PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk (WOM Finance) optimistis mencetak kenaikan pertumbuhan 20 persen…

Catatkan Penjualan Terbanyak - Opus Park Raih Most Favoured Middle Up Class

NERACA Jakarta – Apartemen Opus Park yang berlokasi di CBD township Sentul City, Bogor yang dikembangkan PT Izumi Sentul Realty…

APP Sinar Mas Kembali Raih Penghargaan dari Kemenperin - Terapkan Prinsip Industri Hijau

APP Sinar Mas Kembali Raih Penghargaan dari Kemenperin Terapkan Prinsip Industri Hijau NERACA Jakarta – Dua unit industri Asia Pulp…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Berkah Kinerja Emiten Meningkat - Jumlah Investor di Sumbar Tumbuh 46%

NERACA Padang – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) perwakilan Sumatera Barat (Sumbar) mencatat jumlah investor saham asal Sumbar di pasar…

Indo Premier Bidik AUM 2019 Tumbuh 50%

Tahun depan, PT Indo Premier Investment yakin dana kelolaan atau asset under management (AUM) mereka akan tumbuh hingga 50% seiring…

HRUM Siapkan Rp 236 Miliar Buyback Saham

PT Harum Energy Tbk (HRUM) berencana untuk melakukan pembelian kembali saham atau buyback sebanyak-banyaknya 133,38 juta saham atau sebesar 4,93%…