Sempat Molor, Lelang Kursi AB Kembali Digelar Februari 2013

NERACA

Jakarta- PT Bursa Efek Indonesia (BEI) akan kembali membuka kesempatan bagi perusahaan efek untuk menjadi anggota bursa (AB) dalam pelaksanaan lelang kursi anggota bursa pada 1 Februari 2013.

Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa BEI Samsul Hidayat mengatakan, bagi perusahaan efek yang ingin menjadi anggota bursa dapat melakukan permohonan untuk menjadi peserta lelang sebelum waktu tersebut, “Dengan melampirkan surat konfirmasi dari bursa, perusahaan efek dapat melakukan pembelian saham bursa yang selambat-lambatnya pada 22 Januari 2013 pukul 17.00 WIB,”katanya di Jakarta, Selasa (8/1).

Menurut Samsul, pada pelaksanaan lelang tersebut pihaknya akan melelang sebanyak lima saham bursa. Hal tersebut sesuai dengan ketentuan angka 13 peraturan Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) Nomor III.A.2.

Dia juga menyebutkan, kelima kursi anggota bursa yang akan dilelang yaitu PT Patalian Water Securindo, PT United Asia Securities, PT Antaboga Deltasekuritas, PT Signature Capital Indonesia, dan PT Sarijaya Permana Sekuritas.

Persyaratan dan tata cara menjadi peserta lelang telah diatur dalam ketentuan Peraturan bursa Nomor III-H tentang pelelangan dan pembelian kembali saham bursa. Dalam aturan tersebut setiap peserta lelang harus terlebih dahulu memenuhi syarat menjadi anggota bursa efek sebagaimana diatur dalam peraturan Bursa Nomor III-A tentang keanggotaan bursa.

Kesulitan Lelang AB

Kepala Analis Trust Securities, Reza Priyambada mengatakan, permasalahan lelang berkaitan dengan pendirian suatu perusahaan efek. "Untuk menjadi perusahaan efek kan harus sesuai dengan modal disetor dan memenuhi ketentuan permodalan (MKBD) dengan aturan Bapepam-LK." jelasnya.

Di samping memenuhi aturan tersebut, di sisi lain, ada iuran keanggotaan yang harus dikeluarkan untuk menjadi anggota bursa. Karena itu, sejauh mana minat lelang tersebut menjadi keputusan masing-masing pihak. "Mungkin pihak-pihak yang mau masuk bursa lebih memilih menjadi non-AB biar biayanya lebih ringan." ujarnya.

Hal senada juga pernah diungkapkan Ketua Asosiasi Perusahaan Efek (APEI) Lily Widjaja mengatakan. Tidak terselenggaranya lelang anggota bursa bukan karena sepi peminat. Akan tetapi, karena persyaratan yang lebih berat.

Dia menilai, sebenarnya banyak asing yang minat, tetapi belum siap memenuhi persyaratan karena lelang anggota bursa harus ada persyaratannya. Salah satunya yaitu seperti harus memiliki remote trading. "Asing tentu ingin merepresentasikan perwakilannya di setiap negara. Indonesia juga dilihat sebagai tempat menarik untuk investasi." ujarnya.

Adanya investasi asing di perusahaan efek, lanjut dia, dapat membuat lebih banyak riset mengenai Indonesia, sehingga berdampak positif untuk order transaksi perdagangan saham di pasar modal Indonesia. Hal tersebut tentu dapat mendorong perkembangan investasi di Indonesia.

Dia menambahkan, saat ini book value bursa cukup mahal dan berdampak terhadap harga lelang kursi anggota bursa sebesar Rp15 miliar. Namun harga kursi anggota bursa cukup menarik bagi anggota bursa yang menjual kursi anggotanya, karena bila kursi anggota bursa tersebut tidak laku maka BEI akan membelinya dengan harga nominal sekitar Rp135 juta. Untuk informasi, lelang kursi anggota bursa ditiadakan untuk kelima kali berturut-turut pada 2012 lalu. (lia)

BERITA TERKAIT

Harga Telur di Sukabumi Kembali Melambung

Harga Telur di Sukabumi Kembali Melambung NERACA Sukabumi – Harga telur bukan ras (Buras) kembali melambung pada pekan pertama Desember.…

Tingkatkan Ketahanan Nasional - Cyber Security dan Pameran Fintech Digelar

NERACA Jakarta– Tarsus Indonesia, perusahaan business-to-business (B2B) yang bergerak di bidang event, pameran, konferensi, dan media membawa edisi ke-4 dari…

WP KPK Kembali Tuntut Pengungkapan Kasus Novel

WP KPK Kembali Tuntut Pengungkapan Kasus Novel NERACA Jakarta - Wadah Pegawai (WP) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menuntut kembali pengungkapan…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Saham Renuka Coalindo Masuk UMA

Perdagangan saham PT Renuka Coalindo Tbk (SQMI) masuk dalam pengawasan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) karena mengalami kenaikan harga saham…

Pemda Jateng Tunda Rilis Obligasi Daerah

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah tidak melanjutkan rencana penerbitan obligasi daerah seniai Rp1,2 triliun. Padahal, proses penerbitan obligasi tersebut telah mendapat…

BATA Bagi Dividen Interim Rp 8,71 Persaham

PT Sepatu Bata Tbk (BATA) akan membagikan dividen interim untuk tahu buku 2018 sejumlah Rp 8,71 per saham atau semuanya…