MNC Life Siap Hadapi MEA 2015

Penuhi RBC dan Incar Joint Venture

Rabu, 09/01/2013

NERACA

Jakarta - PT MNC Life Assurance mengaku optimis dalam menyambut Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) 2015, di mana terbukanya persaingan memperebutkan nasabah, baik asuransi lokal maupun asing. Menurut Direktur Utama MNC Life Assurance, Patricia Rolla Bawata, risk based capital (RBC) atau aturan permodalan minimum perusahaan asuransi yang dipimpinnya sudah sangat memenuhi persyaratan, yaitu 250% atau sekitar Rp245 miliar, dari yang diwajibkan Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK), sekarang Otoritas Jasa Keuangan (OJK) senilai Rp70 miliar.

Baca juga: Bank Infrastruktur untuk Asia Siap Beroperasi

“Risk based capital kami sudah berada di kisaran 250%. Jadi, menghadapi MEA tahun 2015, MNC Life sangat yakin (mampu bersaing) dengan asuransi asing yang sudah sangat mature (kuat). Ini menandakan bahwa pasar kita masih sangat besar dan potensial,” ujar Patricia di Jakarta, Selasa (8/1).

Lebih lanjut dirinya mengatakan, selain memiliki modal kuat, Patricia juga menuturkan seiring dengan gencarnya MNC Life berekspansi, pihaknya tengah meningkatkan aset dengan cara mengakuisisi perusahaan asuransi, baik lokal maupun joint venture (gabungan).

Baca juga: Panin Life - Bank Commonwealth Luncurkan Produk Asuransi

“Konsultan kami sudah membidik dan menawarkan kepada kami. Tentunya kami sangat berhati-hati agar nanti perusahaan asuransi kami beli adalah perusahanan potensial, baik dari segi aset maupun tata kelola perusahaannya,” terang Patricia.

Dia bilang, strategi akuisisi ini merupakan salah satu strategi pertumbuhan secara unorganik. Selain mengakuisisi perusahaan asuransi, dirinya mengatakan strategi berikutnya adalah meningkatkan penjualan dengan menambah jumlah agen dan kantor cabang.

Baca juga: Pemerintah Pastikan KUR Bisa Diakses Mei 2015

“Tahun 2013, kami akan membuka 8 kantor cabang baru. Diantaranya akan diluncurkan bulan ini (Januari) sebanyak 3 kantor cabang yang berlokasi di Mangga Dua Jakarta, Batam, dan Pekanbaru,” jelas Patricia.

Selain itu, MNC Life tengah membidik pasar asuransi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) sebagai salah satu penunjang peningkatan premi, di mana hal tersebut masih dalam tahap pengembangan. “Sementara bukan dalam konsorsium, tapi rata-rata TKI yang di luar (negeri) mau membeli (asuransi) sendiri jumlahnya bervariasi,” ujarnya.

Baca juga: BNI Siap Lakukan Hedging dengan BUMN

Mengenai target di 2013, PT MNC Life Assurance menargetkan jumlah nasabah dan pendapatan premi naik dua kali lipat dari pencapaian tahun lalu. Tahun ini, mereka berharap mampu menggaet 800 ribu nasabah, dan meraup pendapat premi sebesar Rp300 miliar.

“Target itu masih realistis,” jelasnya. Rasa optimisme ini dilandasi pandangan sejumlah, bahwa meski kondisi makro ekonomi global menurun, namun konsumsi dalam negeri tidak terlalu terimbas. Pendapatan premi perseroan 2012 sebesar Rp158 miliar, tumbuh 182% dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya Rp56 miliar.

Baca juga: Pendapatan Premi Sun Life Syariah Ditargetkan 25%

Promo Hario Saga

Patricia berujar, pihaknya berusaha menguatkan produk asuransi MNC Life melalui bank (bancassurance) dan mendorong penjualan voucher Hario Siaga. "Pencapaian tersebut juga didukung dengan pembukaan 8 kantor cabang baru tahun ini dengan penambahan 4.000 agen. Jadi, kami tahun ini akan memiliki 20 kantor cabang," ujar Patricia, lagi.

Dengan demikian, lima tahun ke depan, MNC Life akan mampu menjadi perusahaan asuransi papan atas. Selain itu dari produk unitlink, MNC Life menargetkan kontribusi pendapatannya di 2013 sebesar Rp50 miliar. Namun, perseroan mengaku belum bisa mempublikasikan laporan kinerja unitlink tahun 2012. Khusus untuk produk voucher Hario Siaga, perusahaan menargetkan kontribusi pendapatan premi sejumlah Rp120 miliar sampai Rp150 miliar.

Baca juga: Lotte Mart - Equity Life Luncurkan Program Lotte Sehat

Khusus produk Hario Siaga, Patricia menjelaskan bahwa MNC Life terus memperbesar jaringan pemasarannya sebagai salah satu produk yang menawarkan konsumen kemudahan dalam berasuransi. Dia mengaku, Hario Saga yang menyasar segmen kelas bawah, menawarkan produk asuransi jiwa seharga Rp10 ribu dan Rp50 ribu.

Dengan program ini, nasabah yang datang mengklaim langsung diberikan uang muka klaim sebelum proses klaim selesai. "Layanan uang muka klaim untuk kecelakaan sebesar Rp3 juta sementara untuk kematian 30 juta. Total klaim produk voucher Hario Siaga adalah Rp33 juta," tuturnya. [manda]

Baca juga: Sun Life Resmikan Kantor Baru di Kawasan Segitiga Emas