Menikmati Hiburan Pasar Malam Sekaten - Wisata Budaya Jogja

Apabila Anda hendak merencanakan liburan ke Yogyakarta atau memang sedang berada di Jogja maka sempatkan menyambangi Pasar Malam Perayaan Sekaten (PMPS) yang akan berlangsung selama sebulan penuh, yaitu pada 21 Desember 2012 hingga 24 Januari 2013. Lokasi acaranya diUtara Ringin Kurung Alun-alun Lor KratonYogyakarta.

Pasar malam ini diikuti setidaknya 21 lembaga BKPM DIY, UMKM, Dinas, kantor, badan di lingkungan pemerintahan DIY. Acaranya dimeriahkan berbagai pementasan seni budaya dari 45 kelurahan di Kota Yogyakarta. Puncak acara sendiri akan diselenggarakan pada 24 Januari mendatang. Bagi pengunjung yang ingin menyaksikan, cukup membayar tiket masuk Rp1.000,-.

Anjungan pemerintah Kota Yogyakarta menampilkan berbagai potensi daerah dan wisata dari berbagai kelurahan yang ada di Kota Yogyakarta. Untuk pagelaran keraton akan ditampilkan pameran budaya warisan dinasti Mataram. Benda yang dipamerkan seperti tandu, patung kuda, hingga foto-foto seputar keraton yang jarang dipublikasikan. Pengunjungpun selalu meramaikan acara ini setiap harinya,tidak hanya turis lokal saja, turis asing juga ikut memadati acara yang menjadi kebudayaan masyarakat Yogyakarta ini.

Seperti pasar malam pada umumnya, di PMPS menghadirkan beragam permainan khas pasar malam, seperti tong setan dan rumah hantu. Ada juga pedagang menjajakan berbagai kuliner khas. Anda dapat pula menemukan kuliner langka di arena pasar malam ini. Pedagang di PMPS terbilang unik karena sebagian dari mereka sudah berdagang sejak zaman Paku Buwono X dan bahkan ada juga yang sudah diteruskan anak cucunya.

Pasar Malam Perayaan Sekaten (PMPS) merupakan peringatan lahirnya Nabi Muhammad SAW, meningkatkan syiar Islam, sebagai wadah kegiatan bisnis warga, serta dan sebagai media promosi potensi Daerah Kabupaten Kota Daerah Istimewa Yogyakarta. Sekaten sendiri telah menjadi agenda tetap budaya pemerintah DIY yang rutin digelar setiap tahun. Sekaten merupakan dinamika hidup dan budaya masyarakat jawa yang religius sehigga budaya ini masih tetap hidup dan dilestarikan.

BERITA TERKAIT

Caleg DPR RI A. Bagus Pekik : Kerjasama Daerah Antar Kota dan Kabupaten Sukabumi Sangat Positif - Sukabumi Harus Bangun KEK dan Menjadi Destinasi Wisata

Caleg DPR RI A. Bagus Pekik : Kerjasama Daerah Antar Kota dan Kabupaten Sukabumi Sangat Positif Sukabumi Harus Bangun KEK…

Jumlah IPO Melebihi Target - Ironis Emiten Masih Kapitalisai Pasar Kecil

NERACA Jakarta – Jelang tutup tahun 2018, antrian perusahaan yang go public masih banyak. Berdasarkan data dari PT Bursa Efek…

DJP TERIMA DATA DARI SWISS PADA SEPTEMBER 2019 - KPK: Pasar Modal Rentan Kegiatan TPPU

Jakarta-Wakil Ketua KPK Alexander Marwata mengungkapkan, pasar modal merupakan salah satu sektor yang rentan terhadap tindak pidana pencucian uang (TPPU).…

BERITA LAINNYA DI WISATA INDONESIA

Ini Strategi Pariwisata Era Digital Menpar

Menpar Arief Yahya berbicara soal Paradox Marketing Strategy for Government Public Relations (GPR) Menuju Era Komunikasi 4.0 dalam acara Sinergi…

Barelang Marathon di Meriahkan Ratusan Pelari Internasional

Program sport tourism Barelang Marathon 2018 mendapat respons positif dari 253 pelari dari lima benua yang berkumpul di Batam.  Nomor…

Pelabuhan Gili Mas akan Membawa Dampak Bagi Wisata Lombok

Bupati Lombok Barat Fauzan Khalid yakin Terminal Gili Mas yang sedang dibangun oleh PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) III akan menjadi…