BEI Tegur Citra Raya Telat Laporan Keuangan

Polemik soal rencana peningkatan sanksi emiten yang telat menyampaikan laporan keuangan, belum lama ini PT Bursa Efek Indonesia (BEI) telah memberikan peringatan pertama kepada PT Citra Kebun Raya Agri Tbk (CKRA). Pasalnya, perseroan telat mengirimkan laporan keuangan (audited) untuk periode September 2012.

Informasi tersebut disampaikan BEI dalam siaran persnya di Jakarta, Senin (7/1). Kata Corporate Secretary CKRA Dexter Sjarif Putra, penyebab keterlambatan penyampaian laporan keuangan perseroan adalah, karena penandatanganan perjanjian kerja sama dengan auditor eksternal, dalam hal audit laporan keuangan tersebut baru dapat disepakati dan ditandatangani pada 12 November 2012.

Oleh karena itu, dengan batas waktu yang diberikan, kemudian pihak auditor tidaklah mencukupi. Selanjutnya, perseroan pun berjanji untuk menyerahkan laporan keuangan secara tepat waktu."Untuk laporan-Iaporan keuangan pada periode berikutnya, perusahaan berusaha menyampaikan laporan keuangan secara tepat waktu, baik laporan keuangan tidak diaudit, limited review, ataupun audited,”kata Sjarif.

Sebelumnya, BEI menyebutkan PT Bumi Resources Tbk (BUMI) menjadi emiten yang raji telat dalam menyampaikan lapora keuangan. Selain itu, ada juga PT Jakarta International Hotels & Development Tbk (JIHD). (bani)

BERITA TERKAIT

Penjelasan Belum Memuaskan - BEI Bakal Kembali Panggil Manajemen SOCI

NERACA Jakarta – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali meminta manajemen PT Soechi Lines Tbk (SOCI) meminta penjelasan terkait dengan…

Perketat Saham-Saham Bermasalah - BEI Bakal Tambah Jumlah Kriteria I-Suite

NERACA Jakarta – Kebijakan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mengimplementasikan sistem i-suite pada saham emiten yang bermasalah, direspon positif pelaku…

Prudential Berikan Pelatihan Literasi Keuangan ke 2.500 Perempuan

    NERACA   Jakarta - PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) kembali mengadakan rangkaian kegiatan Pelatihan Literasi Keuangan untuk…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

BEI Optimis Target 7000 Investor Tercapai

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Surakarta optimistis mampu meraih target sebanyak 7.000 investor hingga akhir tahun ini seiring dengan berbagai…

Intikeramik Bidik Rights Issue Rp 463,8 Miliar

Cari modal untuk mendanai ekspansi bisnisnya, PT Intikeramik Alamasri Industri Tbk (IKAI) akan menawarkan sebanyak 3,86 miliar saham baru seri…

Adira Bagikan Hasil Sukuk Rp 7,77 Miliar

NERACA Jakarta - Perusahaan pembiayaan kendaraan, PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (ADMF) membagikan hasil sukuk Mudharabah Berkelanjutan III Adira Finance…