Penjualan Pick Up 2013 Diprediksi Meningkat - UKM Menggeliat

Permintaan akan kendaraan pick up tahun ini diperkirakan mengalami peningkatan yang signifikan. Pasalnya, kebutuhan sektor usaha seperti UKM dalam hal kendaraan angkut semakin beragam dan berkembang.

NERACA

Segmen kendaraan komersial berukuran kecil dan mini pick up di Indonesia telah berkembang pesat, bahkan menguasai 50% dari total pasar. Ini tentunya menjadi tantangan tersendiri bagi industri otomotif untuk menjawab kebutuhan masyarakat Indonesia, khususnya bagi Usaha Kecil Menengah (UKM).

Berkembangnya kendaraan pick up ini dikarenakan Indonesia tengah menumbuhkan kekuatan ekonominya di segala bidang seperti UKM, ini menjadi peluang untuk kendaraan komersial yang memang sedang dibutuhkan beragam industri di Indonesia.

Bukan hanya itu dari 50% dari total pasar UKM, kebutuhan kendaraan pick up sangat dibutuhkan oleh para pelaku usaha ini, bukan hanya peluang untuk para pelaku industri otomotif, ini menjadi tantangan untuk mencapai target untuk memenuhi kebutuhan para pelaku usaha.

Maka dari itu salah satu industri otomotif PT. Tata Motors Indonesia (TMI), Agen Pemegang Merek Tata Motors di Indonesia, menyatakan semakin terpacu untuk membangun bisnisnya di Indonesia, apalagi setelah melihat pertumbuhan ekonomi Indonesia yang sangat cemerlang pada tahun 2012 dan prospek yang mengagumkan untuk tahun 2013.

Ya, Tata Motors Indonesia juga berencana untuk memperkenalkan kendaraan komersial (commercial vehicle) yang dalam jajaran kendaraannya yang akan dipasarkan di Indonesia. Tata Motors sendiri memiliki berbagai ragam produk kendaraan komersial, mulai dari 0.5 Ton Mini-Trucks hingga 49 Ton Heavy Trucksyang pasti dibutuhkan oleh masyarakat Indonesia untuk mendukung perkembangan ekonominya.

Selain itu masih ada berbagai macam solusi transportasi umum dari Tata Motors, mulai dari kendaraan berkapasitas 3 orang hingga bis berkapasitas 70 orang. Tata Motors memiliki varian kendaraan untuk hampir setiap aktivitas komersial dan dapat membantu menyediakan solusi komersial terbaik bagi para penggunanya.

“Smart Solutions for Mobility Needs”, Solusi Cerdas untuk Kebutuhan Mobilitas Anda, adalah semangat Tata Motors yang memiliki ratusan jenis kendaraan berbiaya operasional dan perawatan yang rendah dan hemat bahan bakar, serta ramah lingkungan. Rupanya calon konsumen Indonesia pun menyambut kehadiran jajaran kendaraan komersial Tata Motors ini dengan antusias.

Hal itu tampak pada IIMS 2012 lalu, saat Tata Motors memamerkan sejumlah kendaraan komersialnya, antara lain Tata Xenon Pick-up (Dual Cab), Tata Ace EX, Tata Super Ace dan Tata LPK 2528 Prima Tipper, sebuah truk dengan standar kualitas dunia.

Seluruh perangkat CNG pada kendaraan Tata Motors merupakan sebuah sistem CNG yang dibuat, dikembangkan, dan diuji langsung secara in-house oleh enjiner Tata Motors. Instalasinya pun dilakukan langsung di pabrik Tata Motors (factory fitted), sehingga lebih presisi, berkualitas tinggi, dan menjamin keamanan dan kenyamanan penggunanya.

"Hasil riset kami menunjukkan bahwa terdapat peluang besar bagi kami untuk terjun ke dalam pasar kendaraan komersial di Indonesia. Kami memiliki kendaraan komersial yang berkualitas dengan harga yang terjangkau bagi pasar Indonesia. Kami yakin mampu memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia terhadap kendaraan komersial,” ungkap Mr. Biswadev Sengupta, Presiden Direktur PT. Tata Motors Indonesia.

Pada semester kedua 2013 nanti, kami akan meluncurkan Tata Super Ace, Tata Ace Ex dan Tata Xenon RX. Kami juga akan melengkapi pelayanan kami bagi masyarakat Indonesia dengan menyediakan infrastruktur distribusi dan layanan bagi konsumen kami di sini,” ujar Mr. Biswadev Sengupta.

Bukan hanya tata motors yang melihat peluang ini Suzuki dan Mazda juga meluncurkan kendaraan Pick Up terbaru. Seiring dengan kebutuhan para pelaku usaha maupun wirausaha yang semakin beragam dan berkembang. Kedua pabrikan ini menjawab kebutuhan usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).

BERITA TERKAIT

NERACA PERDAGANGAN DEFISIT US$1,16 MILIAR DI JANUARI 2019 - CORE: Defisit NPI Diprediksi Masih Berlanjut

Jakarta-Ekonom CORE memprediksi neraca perdagangan Indonesia (NPI) diperkirakan masih terus defisit hingga sepanjang tahun ini, karena kondisi ekspor impor Indonesia…

Aplikasi Lamikro Diperkenalkan ke UKM Jatim

Aplikasi Lamikro Diperkenalkan ke UKM Jatim NERACA Pamekasan - Perhimpunan Bank Milik Pemerintah Daerah Jawa Timur (Perbamida Jatim) akan lebih…

Sektor Pengolahan - Penyerapan Tenaga Kerja Industri Manufaktur Terus Meningkat

NERACA Jakarta – Industri manufaktur terus menyerap tenaga kerja dalam negeri seiring adanya peningkatan investasi atau ekspansi. Ini menjadi salah…

BERITA LAINNYA DI OTOMOTIF

Industri Daur Ulang di Sektor Otomotif Terus Dipacu

Kementerian Perindustrian mendorong implementasi industri daur ulang atau recycle industry untuk sektor otomotif. Konsep tersebut dinilai mampu mendongkrak daya saing…

Keuntungan Naik, Volvo Pertahankan Pusat Ekspor di China

Volvo Cars akan mempertahankan China sebagai lokasi pusat ekspor, setelah mencetak kenaikan keuntungan operasional sebesar 0,9 persen pada 2018, kata…

Amazon Ikut Tanam Modal Teknologi Swakemudi

Perusahaan e-commerce raksasa Amerika Serikat (AS), Amazon, mengikuti tren teknologi global di bidang mobil otonom (swakemudi) dengan menanamkan investasi 530…