BEI Tetapkan Saham ICBP Short Selling

Saham PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) masuk dalam daftar efek yang memenuhi syarat untuk ditransaksikan dengan pembiayaan penyelesaian transaksi efek bagi nasabah oleh perusahaan efek yang mengakibatkan posisi short pada Januari 2013.

Informasi tersebut disampaikan BEI dalam siaran persnya di Jakarta, Kamis (3/1) Disebutkan, penetapan saham itu menunjuk peraturan Nomor II-H tentang persyaratan dan perdagangan efek dalam transaksi marjin dan transaksi short selling.

Saat ini ada 47 saham yang memenuhi syarat untuk ditransaksikan dengan pembiayaan penyelesaian transaksi efek bagi nasabah oleh perusahaan efek yang mengakibatkan posisi short untuk periode Januari 2013.

Short selling merupakan cara yang digunakan dalam penjualan saham dengan investor atau trader meminjam dana (on margin) untuk menjual saham (yang belum dimiliki) dengan harga lebih tinggi dengan harapan akan membeli kembali dan mengembalikan pinjaman saham ke pialangnya pada saat saham turun.

Efek Transaksi Marjin

Selain itu, saham PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk juga ditetapkan sebagai efek yang dapat ditransaksi dan dijaminkan dalam transaksi marjin pada 2 Januari 2013. Tercatat, ada dua saham baru yang masuk dalam daftar efek yang memenuhi syarat untuk ditransaksikan dengan pembiayaan penyelesaian transaksi efek bagi nasabah oleh perusahaan efek (secara marjin).

Dua saham itu antara lain PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) dan PT Indosat Tbk (ISAT). Ada 52 saham yang masuk dalam daftar efek transaksi marjin pada Januari 2013. (bani)

BERITA TERKAIT

Nilai Transaksi Saham Sepekan Naik 3,07%

NERACA Jakarta – Sepekan kemarin, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat pertumbuhan rata-rata frekuensi transaksi sebesar 5,53% menjadi 464,93 ribu…

Yulie Sekuritas Tuding BEI Salah Sasaran

NERACA Jakarta – Sanksi yang diberikan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) kepada PT Yulie Sekuritas Indonesia Tbk (YULE) menuai keprihatinan…

Sikapi Rekomendasi Credit Suisse - Dirut BEI Masih Optimis Pasar Tumbuh Positif

NERACA Jakarta – Di saat banyaknya pelaku pasar menuai kekhawatiran dampak dari perang dagang antara Amerika Serikat dan China terus…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Lima Emiten Belum Bayar Listing Fee

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat jumlah emiten yang mengalami gangguan keberlangsungan usaha atau going concern dan berakibat tidak mampu…

Rayakan Imlek - Kobelco Berikan Special Promo Konsumen

NERACA Jakarta - Rayakan Imlek 2570, PT Daya Kobelco Construction Machinery Indonesia (DK CMI),  menggelar  customer gathering dari seluruh Indonesia.…

WSBP Pangkas Utang Jadi Rp 4,7 Triliun

PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) telah menerima pembayaran termin pada Januari 2019 yang digunakan perseroan untuk pelunasan pinjaman perseroan.…