Valbury Securities Dapat Gawean Order Dua IPO

NERACA

Jakarta- Maraknya perusahaan yang bakal menawarkan saham perdana atau initial public offering (IPO) di tahun 2013, memberikan berkah bagi perushaaan penjamin efek dan termasuk PT Valbury Asia Securities yang kebanjiran order.

Managing Director Valbury, Johanes Sutikno mengatakan, pihaknya telah menangani IPO dua perusahaan yakni PT Multi Agro Gemilang Plantation dan PT Saraswati Griya Lestari bulan ini, “"Saham Multi Agro diminati investor asing seperti Malaysia, Singapura, bahkan Inggris," katanya di Jakarta, Kamis (3/1).

Multi Agro merupakan perusahaan perkebunan sawit yang akan melepas sebanyak empat miliar lembar saham dengan harga perdana Rp110 per saham. Dari sisi harga saham yang ditawarkan, pihaknya menilai sudah cukup baik dan diyakini akan diminati menyusul bisnis Multi Agro yang terus tumbuh.

Kedua IPO PT Saraswati Griya Lestari yang bergerak di bidang pariwisata, lanjut Johanes, harga saham perseroan ditawarkan sebesar Rp185 per saham, rencananya akan dicatatkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 10 Januari tahun ini, “Saraswati melepas 550 juta saham,”ungkapnya.

Menurut dia, dana hasil IPO itu akan digunakan perseroan untuk pengembangan usaha bisnis perhotelan. Sebagian besar bisnis perseroan berada di Bali dan Magelang. Johanes juga mengatakan, pihaknya mengharapkan dapat menangani IPO PT Ekasari Lorena yang mungkin akan dilakukan pada kuartal I mendatang tahun ini.

Dalam catatan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) disebutkan, rencananya saham Multi Agro akan dicatatkan di BEI pada 16 Januari 2013. Dalam data KSEI juga dipaparkan, PT Pelayaran Nasional Bina Buana akan mencatatkan sahamnya pada 9 Januari 2012, melepas 600 juta lembar saham dengan harga perdana Rp230 per saham. Emiten pelayaran itu menunjuk PT OSK Nusadana Securities Indonesia sebagai penjamin pelaksana emisi efek.

Lalu, PT Sarana Meditama Metropolitan yang akan dicatatkan pada 11 Januari yang akan melepas 180 juta saham dengan harga perdana Rp400 per saham. Perseroan menunjuk PT Lautandhana Securindo sebagai penjamin pelaksana emisi. (bani)

BERITA TERKAIT

Hakim Vonis Debi Laksmi Dua Tahun Penjara

Hakim Vonis Debi Laksmi Dua Tahun Penjara NERACA Jakarta - Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara menjatuhkan vonis dua tahun…

BPD Bank Kalsel Rencanakan IPO di 2020

Bila tidak ada aral melintang, Bank Pembangunan Daerah (BPD) Kalimantan Selatan atau Bank Kalsel rencanakan melakukan penawaran umum saham perdana…

Pemkot Depok Lelang Jabatan Pengelola APBD Rp 600 Miliar - Setelah Dua Kursi Kepala Dinas Kosong

Pemkot Depok Lelang Jabatan Pengelola APBD Rp 600 Miliar Setelah Dua Kursi Kepala Dinas Kosong NERACA Depok - ‎Pemerintah Kota…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Lima Emiten Belum Bayar Listing Fee

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat jumlah emiten yang mengalami gangguan keberlangsungan usaha atau going concern dan berakibat tidak mampu…

Rayakan Imlek - Kobelco Berikan Special Promo Konsumen

NERACA Jakarta - Rayakan Imlek 2570, PT Daya Kobelco Construction Machinery Indonesia (DK CMI),  menggelar  customer gathering dari seluruh Indonesia.…

WSBP Pangkas Utang Jadi Rp 4,7 Triliun

PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) telah menerima pembayaran termin pada Januari 2019 yang digunakan perseroan untuk pelunasan pinjaman perseroan.…