Trafik Layanan Data Telkomsel Naik 16%

NERACA

Jakarta – Di awal tahun 2013, Telkomsel mencatat trafik layanan datanya mengalami kenaikan sebesar 16% dibandingkan dengan pemakaian normal. Konsumen Jabodetabek menjadi pelanggan yang dominan dalam menggunakan layanan tersebut. Sementara itu, layanan MMS Telkomsel juga mengalami peningkatan sebesar 27% dibandingkan dengan hari biasa.

"Penggunaan layanan data ketika pergantian tahun meningkat hampir 16% dibandingkan dengan pemakaian di hari normal bulan November 2012. Di samping itu, layanan MMS juga menjadi pilihan pelanggan di Tahun Baru dan penggunaanya meningkat 27% dibandingkan dengan hari biasa," kata Direktur Utama Telkomsel, Alex J Sinaga dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Kamis (3/1).

Dijelaskan Alex, sejauh ini Telkomsel telah menggelar sebanyak 54.000 Base Transceiver Station (BTS) dan 200 Broadband City sejak tahun lalu. Menurut dia, layanan data menjadi pilihan pelanggan dan telah menjadi fokus Telkomsel untuk memberikan yang terbaik bagi pelanggan, baik dari jaringannya, inovasi produk maupun layanannya.

Menurut dia, Telkomsel telah berkomitmen untuk memberikan layanan terbaik dengan cara menggelar jaringan terbaik dengan BTS terbanyak di Indonesia yang mampu menjangkau 97% wilayah populasi di Indonesia. Selain itu, Telkomsel juga telah menumbuhkembangkan kemudahan akses dalam iklim digital. "Tak kurang dari 15.000 BTS yang Telkomsel miliki saat ini adalah BTS 3G dan target 300 broadband pada tahun 2013 untuk mendukung terwujudnya digital lifestyle masyarakat Indonesia," ujarnya.

Telkomsel telah meningkatkan berbagai sisi elemen jaringannya secara signifikan, baik dari sisi coverage, kapasitas, kapabilitas dan kualitas. Untuk mengatasi lonjakan trafik karena konsentrasi massa seperti perayaan tahun baru di beberapa tempat yang terjadi pada 31 Desember 2011, Telkomsel telah meng-install Combat (Compact Mobile Transceiver) atau Mobile BTS di lokasi-lokasi konsentrasi massa tersebut.

Combat merupakan inovasi Telkomsel yang telah dioperasikan sejak beberapa tahun lalu. Tidak hanya itu, Telkomsel juga telah menghadirkan hotspot Flash Zone. di sejumlah pusat keramaian seperti bandara internasional, hotel, mall, kawasan bisnis, gedung perkantoran, dan lokasi publik lainnya.

Peningkatan Trafik

Sementara itu, berdasarkan hasil pemantauan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) selama libur Natal pada 22-25 Desember lalu, terjadi kenaikan trafik komunikasi pada hampir semua operator telekomunikasi, terkecuali pada PT. Telkom yang mengalami penurunan.

Kepala Pusat Informasi dan Humas Kementerian Kominfo, Gatot S. Dewa Broto, mengatakan khusus untuk menjelang Tahun Baru 2013 ini seluruh penyelenggara telekomunikasi terus tetap melakukan kesiap siagaannya dengan tujuan untuk tetap menjaga kualitas layanan telekomunikasi. "Saat terjadinya pergantian tahun diperkirakan yang lebih banyak digunakan adalah layanan komunikasi data dengan kebutuhan bandwidth yang cukup signifikan," ujar Gatot.

Konsentrasi peningkatan trafik komunikasi pengguna Telkomsel, telah terjadi peningkatan trafik voice tertinggi terjadi di wilayah Jawa Barat, dengan lonjakan trafik hingga 5% dari hari normal, peningkatan trafik SMS tertinggi terjadi di wilayah Jawa Timur (lonjakan trafik hingga 52.63% dari hari normal), peningkatan trafik data tertinggi terjadi di wilayah Jawa Tengah, (lonjakan trafik hingga 47% dari hari normal).

Sementara itu, konsentrasi peningkatan trafik komunikasi pengguna XL, selama jelang Natal dan Natal tahun 2012 untuk trafik layanan suara relatif stabil dan mengalami peningkatan, sementara l ayanan data justru mengalami peningkatan yang paling signifikan mencapai sekitar 11,8%. Konsentrasi peningkatan trafik terjadi secara merata di berbagai wilayah dan kota diantaranya di Kota Bogor, Jayapura, Kendari, Tebing Tinggi Deli, Jakarta dan lain sebagainya.

Disisi lain, konsentrasi peningkatan trafik komunikasi pengguna PT Indosat, Untuk layanan suara mengalami kenaikan sebesar 4, 21% dibandingkan kondisi normal harian di tahun 2012, dan juga naik sebesar 21,18% dibandingkan H-1 sebelum Natal tahun 2011, untuk pengiriman SMS mengalami kenaikan sebesar 9,28% dibandingkan kondisi harian dan juga naik sebesar 10,46% dibanding H-1 Natal tahun yang lalu, konsentrasi kenaikan trafik layanan telekomunikasi adalah yang ke arah Kalimantan (31,63%), Sumatera Selatan (25,50%), dan Jawa Timur (2,86%) dan kenaikan trafik SMS yang paling signifikan adalah di daerah Sumatera Selatan (35,72%), Kalimantan (23,15%), dan Jawa Timur (11,51%) .

Konsentrasi peningkatan trafik komunikasi pengguna Telkom, kenaikan trafik (trafik suara secara nasional mengalami penurunan dari 18,7 juta call menjadi 17,3 juta call per hari atau 8%, trafik SMS mengalami penurunan dari 20,3 juta SMS menjadi 19 juta SMS per hari atau 6%, trafik data mengalami kenaikan dari 28,8 terabyte menjadi 31,8 terabyte per hari atau 11%.

BERITA TERKAIT

DJP TERIMA DATA DARI SWISS PADA SEPTEMBER 2019 - KPK: Pasar Modal Rentan Kegiatan TPPU

Jakarta-Wakil Ketua KPK Alexander Marwata mengungkapkan, pasar modal merupakan salah satu sektor yang rentan terhadap tindak pidana pencucian uang (TPPU).…

Data Penyusutan Lahan Sawah Diragukan

      NERACA   Jakarta - Kalangan Pengamat Pertanian mengomentari peringatan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/ Badan Pertanahan Nasional…

Pendapatan Premi Asuransi Jiwa Naik Tipis

      NERACA   Jakarta - Pendapatan premi industri asuransi jiwa hanya naik tipis sebesar 1,2 persen secara tahunan…

BERITA LAINNYA DI INDUSTRI

Kampus Diminta Gelar Lokakarya Penumbuhan Wirausaha

NERACA Jakarta – Kementerian Perindustrian semakin gencar mendorong tumbuhnya wirausaha industri baru karena ikut berperan penting dalam menggerakkan roda perekonomian…

Insinyur Perlu Berkontribusi Ciptakan Inovasi

NERACA Jakarta – Insinyur dinilai berperan penting dalam menyukseskan penerapan revolusi industri 4.0 di Indonesia melalui penguasaan teknologi terkini. Hal…

Sektor Riil - Komplek Petrokimia Senilai US$3,5 Miliar Dibangun di Cilegon

NERACA Jakarta – Kementerian Perindustrian terus mendorong tumbuhnya industri petrokimia di Indonesia untuk semakin memperkuat struktur manufaktur nasional dari sektor…