Tahun 2013, Jasa Raharja Perbesar Investasi di Saham

Meskipun proyeksi harga saham di tahun ular air masih bergerak fluktuatif, tidak membuat ciut PT Jasa Raharja (Persero) untuk menanamkan dananya di instrument saham.

Direktur Keuangan Jasa Raharja, Robino Suharsono mengatakan, pihaknya berencana mengurangi portofolio reksadana dan dialihkan ke instrumen saham. Alasannya, karena tahun 2013 bakal marak perusahaan BUMN yang masuk ke pasar modal, “Pada 2013 akan ada pengurangan portofolio reksadana dan akan digeser ke saham," katanya di Jakarta, Rabu (2/1).

Menurutnya, perseroan akan memilih emiten-emiten dari perusahaan BUMN yang akan listing di 2013. Calon emiten yang tertunda masuk di 2012, diyakini akan masuk pasar modal di tahun ini.

Sebagai informasi, hingga akhir November 2012, total aset Jasa Raharja sebesar Rp7,9 triliun yang sebesar 93% merupakan dana investasi. Kemudian pada tahuin 2013 diperkirakan akan tumbuh sebesar 20% atau sebesar Rp.9,6 triliun.(iqbal)

BERITA TERKAIT

Wika Realty Pastikan IPO di Tahun 2019

Sempat tertunda rencana IPO karena alasan kondisi pasar, PT Wika Realty sebagai anak usaha dari PT Wijaya Karya Tbk (WIKA)…

Forum Pemerhati Kebijakan Publik Akan Bedah Perpres 20 Tahun 2018

Forum Pemerhati Kebijakan Publik Akan Bedah Perpres 20 Tahun 2018 NERACA Sukabumi – Diterbitkannya Peraturan Presiden nomor  20 Tahun 2018…

Lagi, BEI Suspensi Saham Super Energy

Selang sehari setelah saham PT Super Energy Tbk (SURE) diperdagangkan, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali menghentikan sementara atau suspensi…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

BSDE Bukukan Penjualan Rp 5,4 Triliun

NERACA Jakarta - PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) membukukan marketing sales sebesar Rp5,4 triliun di kuartal tiga 2018 atau 75%…

Volume Penjualan Rokok HMSP Tumbuh 1,2%

NERACA Jakarta —Di kuartal tiga 2018, emiten rokok PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk (HMSP) membukukan kenaikan volume penjualan rokok sebesar…

Clipan Finance Raup Laba Rp 226,16 Miliar

Pada kuartal tiga 2018, PT Clipan Finance Indonesia (CFIN) mencatatkan laba bersih senilai Rp 226,16 miliar. Jumlah tersebut meningkat 37,66%…