Keuangan Modernland Dinilai Positif Oleh Pefindo

PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menilai kondisi keuangan PT Modernland Realty Tbk (MDLN) masih mampu untuk memenui komitmen utang jangka panjang dari obligai II tahun 2012 senilai Rp500 miliar.

Informasi tersebut disampaikan Pefindo dalam siaran persnya di Jakarta, Rabu (2/1) kemarin. Kata Dirut Pefindo Ronald T Andi Kasim, efek utang jangka panjang dengan peringkat idA mengindikasikan kemampuan obligor untuk memenuhi komitmen jangka panjang adalah kuat.

Namun kemampuan perseroan kemungkinan dapat terpengaruh perubahan buruk keadaan dan kondisi ekonomi. Hal ini bila dibandingkan dengan efek utang yang peringkatnya lebih tinggi.

Obligasi II Tahun 2012 PT Moderdland Realty Tbk memiliki periode 3 Oktober 2012 sampai dengan 1 Oktober 2013. Peringkat tersebut berdasarkan pada laporkan keuangan per 31 Desember 2011 dan laporan keuangan audit per 30 Juni 2012. (bani)

BERITA TERKAIT

RUU Migas Dinilai Harus Berpihak Kepada Daerah

RUU Migas Dinilai Harus Berpihak Kepada Daerah NERACA Jakarta - Kalangan DPD RI mengingatkan Rancangan Undang Undang Minyak dan Gas…

Jokowi Dinilai Langgar Etika

    NERACA   Jakarta - Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan Hasil MuktamarJakarta, Humphrey Djemat menyayangkan calon Presiden nomor urut…

Revolusi Mental Menjungkirbalikkan Akal - Oleh : EdyMulyadi, Direktur Program Centre for Economic and Democracy Studies (CEDeS)

Pekan silam atmosfir media kita, untuk kesekian kalinya, kembali disesaki isu-isu tak bermutu. Ada Walikota Semarang  Hendrar Prihadi yang bikin…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Pemda Kalsel Tertarik Untuk Obligasi Daerah

NERACA Banjarmasin -Wakil Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel), Rudy Resnawan menyatakan tertarik dengan potensi pengembangan obligasi daerah sebagai sumber pendanaan untuk…

URBN Bidik Rp 650,3 Miliar Private Placement

Danai pengembangan bisnisnya, PT Urban Jakarta Propertindo Tbk (URBN) berencana menerbitkan 320,366 juta lembar saham baru atau 10% dari modal…

Aksi Ambil Untung Hambat Penguatan IHSG

NERACA Jakarta  -Mengakhiri perdagangan Selasa (19/2) kemarin, indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup melemah tipis dipicu…