Saatnya "Perang" Desktop Mungil - Awal 2013

Berbicara desktop mungil, mungkin di antara kita akan asing mendengar produkIntel NUC (Next Unit of Computing). Intel NUC pada dasarnya merupakan sebuah komputerdesktop. Hanya saja Intel NUC memiliki keunikan pada ukurannya yang begitu mungil. Intel NUC memiliki ukuran sebesar 4×4 inci atau hanya seukuran telapak tangan orang dewasa.

Awalnya Intel mengaplikasikan NUC padadigital signage,sistem embeded, dan sistem sejenis lainnya. Akan tetapi baru-baru ini dikabarkan Intel akan menjual NUC untuk kalangan konsumen biasa. Diperkirakan Intel NUC akan segera dijual pada bulan Desember 2012 dalam bentuk barebone.

Meski NUC adalah komputer mini, namun Intel membekalinya dengan spesifikasi yang tak semungil bentuknya. Tak tanggung-tanggung, Intel menyematkan spesifikasi setingkat Ultrabook ke dalam komputer mungil ini. Terdapat dua tipe barebone NUC yang akan ditawarkan Intel yaitu DC3217IYE danDC3217BYyang dimotori prosesor Intel Core i3 3217U (1.8 GHz, 3MB chace, 17 Watt TDP). Graphics card yang digunakan adalah Intel HD 4000 dengan motherboard chipset QS77. Dua barebone NUC ini dilengkapi 2 buah slot memori DDR3 tipe SO-DIMM, sebuah slot mSATA untuk SSD, dan sebuah slot mini PCIe untuk modul Wi-Fi/Bluetooth.

Perbedaan 2 unit barebone NUC ini terletak pada ketersediaan port. Tipe DC3217IYE memiliki 2 buah port HDMI dan sebuah portGigabitLAN. Sedangkan tipe DC3217BY hanya memiliki sebuah port HDMI dan sebuah port Thunderbolt tanpa portGigabitLAN. Cukup disayangkan 2 tipe barebone NUC ini tidak dilengkapi output audio analog. Output audio tampaknya harus mengggunakan port HDMI. Sedangkan tipe USB pada NUC ini masih mengandalkan USB 2.0, bukan USB 3.0. Berbicara tentang mungil, tentunya hal ini sangatlah menguntungkan, ukurannya yang mungil memudahkan kita untuk memindah-mindahkannya. Selain itu kita juga tidak menghabiskan banyak tempat untuk si desktop mungil ini.

Tapi jangan berharap untuk mendapatkan built-in memori, penyimpanan, atau bahkan kabel listrik. Desktop ini tidak dijual sebagai sistem lengkap, tapi hanya papan dan chassis. Diperkirakan, unit barebone NUC (CPU+motherboard+casing+PSU 65W) akan mulai ditawarkan direntang harga $300-330 di pasarAmerika. Jangan lupa bahwa konsumen masih harus membeli komponen tambahan seperti memori, mSATA SSD, dan juga modul Wi-Fi yang dapat membuat harganya membengkak mendekati $500. Namun bila dibandingkan dengan fungsinya, kiranya ini cukup sebanding dengan uang yang kita keluarkan.

BERITA TERKAIT

Diversifikasi Pasar Ekspor Antisipasi Perang Dagang

NERACA Jakarta – Indonesia perlu melakukan berbagai langkah sebagai bentuk antisipasi dari dampak negatif perang dagang antara Amerika serikat dengan…

IMF: Pertumbuhan Ekonomi RI Bisa Naik 1% - PERANG DAGANG AS-CHINA BAKAL PANGKAS EKONOMI GLOBAL 1%

Jakarta-Dana Moneter Internasional (International Monetary Fund-IMF) memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa meningkat sekitar 1% dalam jangka menengah, dari posisi saat…

Sektor Perikanan Dapat Ambil Peluang Perang Dagang AS-China - Niaga Internasional

NERACA Jakarta – Pengamat perikanan Abdul Halim mengharapkan Indonesia dapat mengambil peluang dari sektor perikanan menyusul terimbasnya sektor perikanan China…

BERITA LAINNYA DI TEKNOLOGI

Pemerintah Dukung UMKM Tingkatkan Ekspor Lewat E-commerce

Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) menyatakan dukungannya untuk peningkatan ekspor melalui e-Commerce. Menurut Menkominfo Rudiantara, peluang ini terbuka…

Berkat solusi video analytics, AP II Dapat Anugerah Hitachi Transformation Awards

Hitachi Vantara, anak perusahaan Hitachi, Ltd. (TSE: 6501), telah menganugerahkan penghargaan bagi para pemenang dari Hitachi Transformation Awards. Pada Senin…

Ini Dia Spesifikasi Smartphone Infinix HOT S3X

Produk smartphone terbaru Infinix Mobility untuk pasar Indonesia, Infinix HOT S3X, berhasil menciptakan antusiasme yang besar dari pecinta gadget tanah…