Kreasi Anyar Anak Bangsa - Mobil Listrik Tucuxi

Mobil karya anak bangsa kembali diperkenalkan oleh Menteri BUMN Dahlan Iskan. Sebelumnya, Dahlan memamerkan mobil listrik berjenis city car, kini mobil listrik yang berjenis sport diperkenalkan dengan nama Tucuxi.

Ya, jenis kendaraan sport ini telah diperkenalkan pada akhir 2012 lalu. Mobil seharga Rp1,5 miliar ini berkapasitas dua penumpang, berbahan carbon fiber dan memiliki baterai motor sebesar 200 kilowatt. Waktu pengisian baterai mobil memakan empat jam, dengan jarak jelajah maksimal 482 kilometer untuk satu baterai penuh. Sementara kecepatan mobil bisa mencapai 200 kilometer per jam.

Dahlan mengatakan mobil listrik bernama Tucuxi ini rencananya dijual ke pasaran bersama mobil listrik jenis city car pada Mei 2013. Mobil ini telah diuji coba dalam lintasan sepanjang 1000 kilometer. Selain jenis sport dan city car, rencananya pada pertengahan tahun depan mobil jenis bus dan minibus juga menyusul untuk diperkenalkan.

Namun masih banyak kendala mobil yang menghabiskan dana Rp3 miliar ini akan diproduksi massal dan dari sisi harga akan ditekan lebih murah. Komponen yang masih impor disinyalir menjadi penyebab tingginya biaya produksi mobil seperti salah satunya dari baterai.

Tapi tahun besok produksi baterai bisa dikerjakan di Indonesia, sehingga harga mobil listrik bisa terjangkau. Dari uji cobanya, Dahlan mengaku bahwa Tucuxi masih membutuhkan beberapa penyempurnaan. Selain baterai, sistim pengereman dan kemudi masih perlu dilakukan perbaikan.

"Penyempurnaan masih membutuhkan waktu karena pembuat mobil ini tinggal di luar negeri. Lama pembuatan karena yang buat tinggal di Amerika, sehingga dua kali seminggu dikerjakannya. Mobil ini power steering masih ada sedikit kendala serta remnya agak keras," jelasnya.

Seperti diketahui, Dahlan berencana akan menjual ke pasaran mobil Tucuxi mulai Mei tahun depan sekitar 100 unit per tahun. Mobil ini akan dilepas dengan harga Rp1,5 miliar. "Produksinya Rp1,5 miliar. Sebelumnya kami melakukan riset yang menghabiskan dana hampir Rp3 miliar," ujarnya.

Meski Dahlan mengaku akan mulai menjual mobil ini setelah dirinya melakukan uji coba hingga 1.000 Km namun konsumen tetap memesannya. Dahlan mengaku sekitar 100 calon pembeli yang rata-rata kalangan pengusaha sudah tertarik untuk menunggangi mobil listrik ini.

BERITA TERKAIT

Roadmap Pengembangan Kendaraan Listrik Telah Disiapkan Pemerintah

      NERACA   Jakarta - Sesuai dengan Kebijakan Energi Nasional (KEN), Indonesia berupaya mengalihkan konsumsi energi yang sebelumnya…

Mengadopsi Kesuksesan di Jepang - OJK Inisiasi Nabung Saham Bagi Anak-Anak

NERACA Jakarta – Perluas basis investor domestik, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus giat melakukan sosialisasi dan edukasi pasar modal dan…

Konsumen Bisa Jual Listrik Panel Surya ke PLN

    NERACA   Jakarta – Kelebihan daya dari pemasangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) atap atau panel surya dapat…

BERITA LAINNYA DI OTOMOTIF

Industri Daur Ulang di Sektor Otomotif Terus Dipacu

Kementerian Perindustrian mendorong implementasi industri daur ulang atau recycle industry untuk sektor otomotif. Konsep tersebut dinilai mampu mendongkrak daya saing…

Keuntungan Naik, Volvo Pertahankan Pusat Ekspor di China

Volvo Cars akan mempertahankan China sebagai lokasi pusat ekspor, setelah mencetak kenaikan keuntungan operasional sebesar 0,9 persen pada 2018, kata…

Amazon Ikut Tanam Modal Teknologi Swakemudi

Perusahaan e-commerce raksasa Amerika Serikat (AS), Amazon, mengikuti tren teknologi global di bidang mobil otonom (swakemudi) dengan menanamkan investasi 530…