Penjualan Mobil Seken Meningkat - Akibat Kenaikan DP

Kebijakan yang baru-baru ini dikeluarkan BI tentang pertambahan biaya minum DP untuk kepemilikan kendaraan membuat penjualan mobil seken mengalami peningkatan yang signifikan.

NERACA

Pertumbuhan industri ototmotif di 2012 memang mengalami peningkatan yang cukup signifikan, banyak kendaraan baru yang diluncurkan oleh pabrikan otomotif. Namun kebijakan yang baru-baru ini dikeluarkan BI tentang pertambahan biaya minum DP untuk kepemilikan kendaraan ditambah lagi fakta dan kenyataan bahwa tidak semua orang sebenarnya memiliki dana yang cukup untuk memiliki kendaraan, menjadikan peluang bisnis jual beli mobil seken memliki prospektif yang bagus.

Ya, prospek penjualan mobil seken setiap tahun mengalami peningkatan, banyaknya kendaraan jenis baru tidak menjadi masalah untuk pasar mobil seken di Indonesia. Ini dikarenakan banyak masyarakat lebih suka membeli barang yang lebih murah.

Kini persaingan di pasar otomotif Indonesia ternyata tidak hanya sengit di penjualan mobil baru, tapi juga penjualan mobil bekas. Siapa sangka, penjualan mobil bekas di Jakarta perbulannya bisa mencapai 25 unit.

Namun penjualan mobil bekas sempat mengalami penurunan akibat perhelatan Indonesia Internasional Motor Show (IIMS) 2012, September lalu. Tapi kini, geliat bursa mobil bekas kembali terlihat.

Pengolala bursa mobil seken WTC mangga dua pun optimis angka penjualan mobil bekas di lokasi bisa menembus angka 30 ribu unit hingga akhir tahun nanti. Berdasarkan data penjualan perioder Januari-Oktober ini, jumlah transaksi baik cash maupun kredit sudah mencapai 25 ribu unit.

"Kalau melihat rata-rata penjualan per bulan yang mencapai 2.450 unit, saya optimis target penjualan sebesar 30 ribu bisa tercapai," kata Senior Marketing Bursa Mobil Bekas WTC Mangga Dua, Herjanto Kosasih di Jakarta, Sabtu 20 Oktober 2012.

Menurutnya, dari 25 ribu mobil seken yang sudah terjual didominasi dari tipe MPV (Multi Purpose Vehicle) seperti Avanza, Xenia, APV, Grand Livina, Jazz, Yaris, Picanto. Selain itu, kata dia, tipe lain yang banyak diburu adalah mobil bermesin diesel yakni Captiva, Fortuner, dan Pajero.

"Sampai akhir tahun nanti kebutuhan mobil bekas berkapasitas tujuh penumpang masih tinggi. Dari penjualan setiap bulan, 50% berasal dari tipe itu, sisanya citycar, hatchback, dan diesel," ujar dia.

Lebih lanjut, Herjanto mengatakan pasar mobil seken di Indonesia dari tahun ke tahun terus mengalami tren positif. Pesatnya pertumbuhan sektor industri otomotif nasional dan melonjaknya angka penjualan mobil baru juga ikut mendorong penjualan mobil seken di dalam negeri.

"Jika tahun ini pemerintah dan Gaikindo memprediksi angka penjualan mobil baru bisa mendekati 1 juta unit, artinya pangsa pasar mobil seken juga terus mengalami peningkatan. Karena tidak semua konsumen mobil baru adalah konsumen pemula, sebagian dari mereka adalah konsumen yang membeli mobil baru dan menjual mobil lamanya," kata dia.

Dirinya menambahkan, bukan tidak mungkin 5 hingga 10 tahun ke depan, Indonesia bisa menjadi pemasok mobil seken untuk pangsa negera-negara yang perekonomiannya jauh di bawah Indonesia.

Sebagai informasi, penjualan mobil bekas pada Juli mencapai 2.700 unit atau meningkat sekitar 17% dari realisasi penjualan bulan Juni sebesar 2.300 unit. Tingginya permintaan mobil bekas dipengaruhi oleh kenaikan uang muka pembelian mobil baru sebesar 30%.

“Tercatat 50% pembeli kendaraan mobil bekas berasal dari daerah. Konsumen masih mencari mobil bekas yang irit bahan bakar dan mempunyai kapasitas tempat duduk tujuh orang seperti Toyota Avanza dan Daihatsu Xenia”, Menurut Manager Senior Pemasaran Bursa Mobil Bekas WTC Mangga Dua, Herjanto Kosasih.

Herjanto menambahkan, pasar mobil bekas akan mengalami pertumbuhan yang pesat seiring dengan pertumbuhan ekonomi yang terus membaik. “Pertumbuhan ekonomi Indonesia yang semakin meningkat membuat daya beli masyarakat akan mobil beksa semakin besar,” tutupnya.

BERITA TERKAIT

Sektor Pangan - Kasus Beras Turun Mutu Akibat Tata Kelola Distribusi Tak Optimal

NERACA Jakarta – Peneliti Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) Assyifa Szami Ilman menilai kasus 6.000 ton beras busuk di…

Sektor Pengolahan - Penyerapan Tenaga Kerja Industri Manufaktur Terus Meningkat

NERACA Jakarta – Industri manufaktur terus menyerap tenaga kerja dalam negeri seiring adanya peningkatan investasi atau ekspansi. Ini menjadi salah…

Kenaikan Tarif Kargo Udara Berdampak ke Sektor Perikanan

NERACA Jakarta-Dirjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP) KKP, Rifky Effendi Hardijanto, mengatakan kenaikan tarif kargo udara turut…

BERITA LAINNYA DI OTOMOTIF

Industri Daur Ulang di Sektor Otomotif Terus Dipacu

Kementerian Perindustrian mendorong implementasi industri daur ulang atau recycle industry untuk sektor otomotif. Konsep tersebut dinilai mampu mendongkrak daya saing…

Keuntungan Naik, Volvo Pertahankan Pusat Ekspor di China

Volvo Cars akan mempertahankan China sebagai lokasi pusat ekspor, setelah mencetak kenaikan keuntungan operasional sebesar 0,9 persen pada 2018, kata…

Amazon Ikut Tanam Modal Teknologi Swakemudi

Perusahaan e-commerce raksasa Amerika Serikat (AS), Amazon, mengikuti tren teknologi global di bidang mobil otonom (swakemudi) dengan menanamkan investasi 530…