Sepanjang 2012, Dana Asing Turun Jadi Rp 15,44 Triliun

Badan Pengawas Pasar Modal Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) mencatat penurunan dana asing yang masuk ke Bursa Efek Indonesia (BEI) di 2012. Jumlahnya turun dari tahun lalu, hanya Rp 15,44 triliun.

Ketua Bapepam-LK Ngalim Sawega mengatakan, Per tanggal 27 Desember 2012 Bapepam-LK mencatat transaksi investor asing sebesar Rp 15,44 triliun atau turun dari tahun 2011 yang mencapai Rp 25,67 triliun, “Sentimen negatif dari bursa AS dan Eropa di sepanjang tahun 2012 masih mempengaruhi investor untuk masuk ke pasar saham Indonesia,”katanya di Jakarta akhir pekan kemarin.

Selain itu, Ngalim menyebut jumlah nilai transaksi saham di BEI hingga 27 Desember 2012 mencapai angka Rp 1.111,14 triliun. Angka ini menurun dari periode sebelumnya yang sebesar Rp 1.223,44 triliun.

Hal tersebut juga berdampak terhadap penurunan transaksi rata-rata harian sebesar Rp 4,55 triliun per hari dari nilai sebelumnya sebesar Rp 4,95 triliun per hari. Dia juga menjelaskan, jumlah emiten yang melakukan penawaran saham perdana atau initial public offering (IPO) hanya 23 emiten dari realisasi tahun 2011 sebesar 25 emiten. (bani)

BERITA TERKAIT

Penerbitan SBN Diklaim Turun

    NERACA   Jakarta - Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan Luky Alfirman mengatakan realisasi penerbitan Surat…

Yelooo Integra Raup Dana Rp 48,75 Miliar - Harga IPO Dipatok Rp 375

NERACA Jakarta – Aksi korporasi PT Yelooo Integra Datanet Tbk go public telah mendapatkan pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan…

Rizal Ramli Ajukan Ganti Rugi Rp1 Triliun

Rizal Ramli Ajukan Ganti Rugi Rp1 Triliun  NERACA Jakarta - Ekonom senior Rizal Ramli mengajukan ganti rugi sebesar Rp1 triliun…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Verena Multifinance Patok Rights Issue Rp140

PT Verena Multifinance Tbk (VRNA) menetapkan harga pelaksanaan penambahan modal dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) atau right…

Mandiri Kaji Terbitkan Obligasi US$ 1 Miliar

Perkuat modal guna memacu pertumbuhan penyaluran kredit, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) berencana menerbitkan instrumen utang senilai US$ 1 miliar.…

Realisasi Kontrak Baru PTPP Capai 66,22%

NERACA Jakarta - Sampai dengan September 2018, PT PP (Persero) Tbk (PTPP) berhasil mengantongi total kontrak baru sebesar Rp32,45 triliun.…