Saham Multi Agro Masuk Dalam Efek Syariah

Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) menetapkan saham PT Multi Agro Gemilang Plantation Tbk sebagai efek syariah. Ketentuan itu telah ditetapkan dalam Keputusan Ketua Bapepam-LK nomor Kep-717/BL/2012.

Informasi tersebut disampaikan Bapepam-LK dalam siaran persnya di Jakarta kemarin. Kata Ketua Bapepam-LK Ngalim Sawega, penetapan saham PT Multi Agro Gemilang Plantation Tbk sebagai tindak lanjut dari hasil penelaahan Bapepam-LK terhadap pemenuhan kriteria efek syariah atas pernyataan pendaftaran yang disampaikan oleh PT Multi Agro Gemilang Plantation Tbk.

Sumber data yang digunakan sebagai bahan penelaahan berasal dari dokumen pernyataan pendaftaran serta data pendukung lainnya berupa data tertulis yang diperoleh dari emiten maupun dari pihak-pihak lainnya yang dapat dipercaya.

Secara periodik, Bapepam-LK akan melakukan review atas daftar efek syariah berdasarkan laporan keuangan tengah tahunan dan laporan keuangan tahunan dari emiten atau perusahaan publik. Review atas daftar efek syariah juga dilakukan apabila terdapat emiten atau perusahaan publik yang pernyataan pendaftarannya telah menjadi efektif. Selain itu, emiten itu telah memenuhi kriteria efek syariah.

Sebagai informasi, PT Multi Agro Gemilang Plantations menawarkan harga saham perdana di kisaran Rp100-Rp120 per saham dari hasil penawaran saham perdana. Perseroan diperkirakan meraih dana sekitar Rp400 miliar - Rp480 miliar dari melepas saham 4 miliar saham atau 44,44% dari modal ditempatkan dan disetor penuh. Sebagian besar dana hasil penawaran saham perdana digunakan untuk pembayaran utang. (bani)

BERITA TERKAIT

Saham Holcim Masuk Pengawasan BEI

Perdagangan saham PT Holcim Indonesia Tbk (SMCB) masuk dalam pengawasan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) karena perdagangan harga saham bergerak…

CIMB Niaga Terbitkan Sukuk Rp 600 Miliar - Dukung Pembiayaan Syariah

NERACA Jakarta – Perkuat modal dalam rangka menunjang ekspansi bisnisnya di pembiayaan syariah, PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) menerbitkan…

Indonesia Fokus Kembangkan Keuangan Syariah Sosial

    NERACA   Bali - Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan Indonesia mulai berfokus untuk tidak hanya mengembangkan industri keuangan…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Investor Papua Didominasi Kaum Milenial

Kepala kantor perwakilan Bursa Efek Indonesia (BEI) Papua Barat, Adevi Sabath mengatakan, investor pasar modal di Papua Barat didominasi oleh…

BEI Suspensi Perdagangan Saham SURE

Setelah masuk dalam kategori saham unusual market activity (UMA) atau pergerakan harga saham di luar kebiasaan, kini PT Bursa Efek…

Volume Penjualan Semen Baturaja Naik 38%

Hingga September 2018, PT Semen Baturaja (Persero) Tbk (SMBR) mencatatkan penjualan semen domestik tumbuh 38% dibandingkan dengan periode yang sama…