BEI Targetkan Newmont dan Freeport Listing di 2013

NERACA

Jakarta – Meskipun otoritas pasar modal mengklaim kepercayaan investor pasar modal mengalami peningkatan dan terlihat dari tingginya nilai emisi obligasi korporasi yang tercatat di bursa, namun nilai kepercayaan tersebut belum lengkap jika perusahaan tambang Freeport dan Newmont listing di bursa. Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Ito Warsito mengatakan, pihaknya masih berharap Newmont dan Freeport Indonesia bisa melantai di bursa saham Indonesia, “Kalau kedua perusahaan itu sudah siap maka BEI bisa saja mempercepat proses perizinan itu,”katanya di Jakarta akhir pekan kemarin. Dia menuturkan, jika pihak bursa dan Newmont masih berdiskusi mengenai ketertarikan mereka untuk melantai di lantai bursa indonesia. Sampai saat ini BEI belum menerima laporan tentang rencana IPO perusahaan tambang PT Newmont dan PT Freeport.“Sebelumnya pihak BEI menilai, Newmont dan Freeport dapat menjadi pilihan investasi yang berkualitas bagi masyarakat,” papar Ito. Sementara itu, Direktur Penilaian BEI Hoesen mengemukakan, dengan tercatatnya IPO perusahan-perusaahn besar tersebut, bukan tidak mungkin dunia pasar modal Indonesia dapat berimbas dampak positif. Seperti diketahui, isu ini sendiri telah lama muncul di pasar. Namun, sampai saat ini tanda-tanda kedua perusahaan besar tersebut untuk IPO belum terlihat. Jika kedua perusahaan tersebut bisa mencatatkan sahamnya di pasar modal Indonesia, bisa jadi kapitalisasi pasar modal Indonesia melonjak tajam. (bani)

BERITA TERKAIT

Kemerdekaan, Ketergantungan, dan Sistem Ekonomi

  Oleh: Muhammad Ihza Azizi Aktivis Literasi Ekonomi   Sudah 73 tahun Republik ini memproklamasikan diri sebagai negara merdeka. Sudah…

Indonesia Sejajar dengan Eropa Soal Pengawasan Obat dan Makanan

Indonesia Sejajar dengan Eropa Soal Pengawasan Obat dan Makanan  NERACA Jakarta - Pemerintah Palestina optimistis Indonesia dapat sejajar dengan negara-negara…

Jasa Raharja Targetkan Laba Rp1,6 triliun

      NERACA   Jakarta - PT Jasa Raharja (Persero) menargetkan perolehan laba 2018 sebesar Rp1,6 triliun. Angka tersebut…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Verena Multifinance Patok Rights Issue Rp140

PT Verena Multifinance Tbk (VRNA) menetapkan harga pelaksanaan penambahan modal dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) atau right…

Mandiri Kaji Terbitkan Obligasi US$ 1 Miliar

Perkuat modal guna memacu pertumbuhan penyaluran kredit, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) berencana menerbitkan instrumen utang senilai US$ 1 miliar.…

Realisasi Kontrak Baru PTPP Capai 66,22%

NERACA Jakarta - Sampai dengan September 2018, PT PP (Persero) Tbk (PTPP) berhasil mengantongi total kontrak baru sebesar Rp32,45 triliun.…