RS Omni Tetapkan Harga IPO Rp 400 Per Saham

Pemilik rumah sakit Omni Pulomas dan Omni Alam Sutera, PT Sarana Meditama Metropolitan Tbk menetapkan harga perdana saham sebesar Rp400 per saham dengan nilai nominal Rp100 per saham.

Informasi tersebut disampaikan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia dalam siaran persnya di Jakarta kemarin. Perseroan diperkirakan memperoleh dana Rp72 miliar dari hasil penawaran perdana saham sebanyak 180 juta saham atau setara 15,25% dari modal ditempatkan. Sebelumnya perseroan menawarkan harga penawaran perdana saham di kisaran Rp375-Rp425 per saham.

Sebagai informasi, dana hasil penawaran perdana saham digunakan untuk membiayai pelunasan sebagian utang sekitar 50%, sekitar 28% untuk pembiayaan ekspansi kamar VIP, dan sisanya sekitar 22% untuk penambahan modal kerja.

Dalam penawaran perdana saham ini, perseroan telah mendapatkan ijin efektif dari Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) pada 27 Desember 2012. Masa penawaran dilakukan pada 2-4 Januari 2013, penjatahan pada 8 Januari 2013, distribusi saham secara elektronik dan pengembalian uang pemesanan pada 10 Januari 2013.

PT Lautandhana Securindo bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi efek. Selain itu, perseroan mengadakan program alokasi saham karyawan sejumlah 0,15% atau setara 262.500 per saham dari jumlah saham yang ditawarkan dalam penawaran saham perdana. (bani)

BERITA TERKAIT

Surya Fajar Capital Serap Dana IPO 67,33%

NERACA Jakarta - PT Surya Fajar Capital Tbk (SFAN) telah menyerap dana hasil initial public offering senilai Rp26,9 miliar atau…

Sektor Pangan - Produksi dan Suplai Terbatas Bakal Memicu Kenaikan Harga Cabai

NERACA Jakarta – Pengamat Ekonomi Institute for Development of Economic and Finance (INDEF) Rusli Abdullah mengatakan salah satu alasan kenaikan…

Emdeki Realisasikan Dana IPO Baru 30,05%

Per Juni 2019, PT Emdeki Utama Tbk (MDKI) baru merealisasikan dana hasil penawaran umum saham perdana sebesar 30,05% dari dana…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Volume Penjualan Terkoreksi 5,58% - Astra Terus Pacu Penjualan di Semester Kedua

NERACA Jakarta – Lesunya bisnis otomotif di paruh pertama tahun ini memberikan dampak terhadap bisnis otomotif PT Astra International Tbk…

Hartadinata Akuisisi Perusahaan E-Commerce

Kembangkan ekspansi bisnisnya, PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) pada tanggal 15 Juli 2019 menandatangani akta perjanjian penyertaan modal yang pada…

Kasus Hukum Menimpa Tiga Pilar - Investor Ritel Minta Kepastian Hukum

NERACA Jakarta – Kisruh sengketa manajamen PT Tiga Pilar Sejahtera Tbk (AISA) masih menyisakan masalah bagi para investor, khususnya investor…