Tampilkan Wonderful Indonesia Kembali - Tournament of Roses Pasadena 2013

Indonesia yang diwakili Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) kembali akan tampil pada Pawai Kendaraan Hias Terbesar Dunia “Tournament of Roses (ToR)” 2013 yang berlangsung di Pasadena, Amerika Serikat pada 1-2 Januari 2013.Keikutsertaan Indonesia tahun 2013 ini merupakan kali kedua, setelah 16 tahun absen mengikuti Tournament of Roses tersebut.

Kendaraan hias(float) Indonesia tahun ini mengangkat tema “Wonderful Indonesia” dengan menampilkandesignWayang Golek terdiri; Arjuna, Krisna dan Gatot Kaca sertaSatellite Floatyang menampilkan miniatur obyek wisata Jawa Tengah berupa stupa dan gamelan. Penampilan float Indonesia akan semakin semarak dengan tampilnya 12 penari dari Solo Batik Carnival sebagai pengiring, dengan kostum batik kreatif untuk mengangkat temacreative tourism.

Delegasi Indonesia yang dipimpin Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Mari Elka Pangestu akan tampil optimal dalam ToR 2013 guna mempromosikan pariwisata Indonesia ke seluruh dunia, terutama masyarakat Amerika Serikat.

Penyelenggaraan ToR 2013 yang mengangkat tema “Oh, the places you’ll go” merupakan yang ke-124 kali, akan disaksikan sekitar 450 juta masyarakat internasional, sedangkan di Amerika Serikat sendiri diperkirakan sebanyak 38 juta penonton, serta 1 juta penonton yang datang langsung menyaksikan TOR pada hari “H” parade.

Kendaraan hias Indonesia terdirimain floadberukuran 18 X 35feetdansatellite floadberukuran 16 X 20feetmenempati urutan ke-30 dari 41float yang akan tampil melintasi ruas jalan 391 South Orange Grove Boulevard, Pasadena-California, Amerika Serikat.

Partisipasi Indoensia dalam ToR 2013 sangat penting untuk mempromosikan pariwisata Indonesia di kawasan Amerikat Serikat (AS). AS merupakan pasar potensial, berdasarkan data BPS, sejakJanuari hingga Oktober 2012, jumlah kunjungan wisman AS berjumlah 173.798 wisman atau naik 9,95% dibandingkan periode yang sama tahun 2011 sebanyak 158.077 wisman. Sementara tahun ini, dari target 9 juta kunjungan wisman ke Indonesia, dimana sebanyak 210 ribu diprediksi akan datang dari kawasan Amerika Serikat.

BERITA TERKAIT

Indonesia-Palestina Kerja Sama Keamanan Obat

Indonesia-Palestina Kerja Sama Keamanan Obat NERACA Jakarta - Indonesia membantu Palestina untuk peningkatan kapasitas bidang pengawasan keamanan obat, sebagai bagian…

Indonesia Fokus Kembangkan Keuangan Syariah Sosial

    NERACA   Bali - Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan Indonesia mulai berfokus untuk tidak hanya mengembangkan industri keuangan…

BPS: Indonesia Surplus di September 2018 - DAYA BELI BURUH BANGUNAN MENINGKAT RIIL

Jakarta-Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkapkan, Indonesia mencatatkan neraca perdagangan surplus US$ 227 juta pada September 2018. Surplus ini disumbang oleh…

BERITA LAINNYA DI WISATA INDONESIA

Bali Masih Jadi Wajah Pariwisata RI

Maklum adalah kata pertama yang muncul saat kaki mendaratkan kaki ke Bandara Internasional Ngurah Rai, Bali. Maklum dengan antrean keluar…

Tsunami Hancurkan Pesona Bawah Laut Indonesia

Kabupaten Donggala dan Kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah dilanda gempa dan tsunami pada Jumat (28/9). Bencana alam itu menyebabkan banyak…

Museum Pasifika, Objek Wisata Kelas Dunia di Jantung Nusa Dua

Belum lama ini, kabar menggembirakan datang dari Museum Pasifika yang menerima penghargaan dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Perancis,…