BTN Buka Layanan Prioritas ke 13 di Bogor

NERACA

Bogor - Setelah membuka layanan BTN Prioritas di 12 kota, Bank BTN membuka kembali layanan BTN Prioritas di Kota Hujan, Bogor, Jawa Barat. Kantor layanan BTN Prioritas Bogor ini merupakan yang ke 13. Sesuai dengan rencana bisnis perusahaan tahun 2012, Bank BTN telah memenuhi komitmennya untuk membuka 6 kantor layanan BTN Prioritas, sehingga total menjadi 13 BTN Prioritas.

Bogor merupakan kantor layanan prioritas yang diresmikan di penghujung tahun 2012 dan itu merupakan komitmen kami telah memenuhi rencana bisnis tahun 2012 dengan telah dibukanya 13 kantor layanan BTN Prioritas. Demikian Iqbal Latanro, Direktur Utama Bank BTN menjelaskan pada saat pembukaan BTN Prioritas di kantor cabang BTN Bogor, Rabu (26/12) lalu.

Iqbal Latanro menjelaskan Bank BTN belum memberikan layanan lebih kepada para nasabah yang selama ini sangat loyal terhadap Bank BTN. Pelayanan yang ada bisa dikatakan standar dan berlaku sama baik untuk nasabah baru ataupun nasabah yang telah memiliki loyalitas tinggi terhadap Bank BTN.

Ke-12 kantor layanan di 7 kota-kota besar telah kami buka kantor layanan BTN Prioritas untuk memberikan layanan lebih kepada nasabah yang sangat loyal. “Ini saatnya kami memberikan hal yang sama kepada nasabah Bank BTN Bogor khususnya dengan layanan yang lebih yang semestinya mereka dapatkan karena loyalitasnya kepada Bank BTN,” tegasnya.

Pelayanan lebih menjadi penting dan menjadi pilihan untuk dilakukan dalam pengembangan bisnis Bank BTN. Bisnis perbankan bersaing sangat ketat dan pelayanan menjadi kunci dalam persaingan tersebut. Inilah yang menjadi perhatian dalam pengembangan bisnis Bank BTN. Pengembangan mana harus berdampak terhadap peningkatan pelayanan kepada nasabah yang akan bermuara pada peningkatan penghimpunan dana pihak ketiga maupun dari fee base income serta penyaluran kredit.

Bogor merupakan wilayah perbatasan dengan ibukota Jakarta yang cukup pesat perkembangannya. Bisnis properti juga sangat cepat tumbuh di kota ini karena udara yang masih sejuk menjadi pilihan masyarakat untuk tempat tinggal. Pertumbuhan bisnis properti ini tidak lepas dari pesatnya perputaran uang masyarakat di wilayah Bogor.

“Itulah yang menjadi latar belakang dibukanya layanan BTN Prioritas di wilayah ini,” tambah Iqbal. Pembukaan outlet BTN Prioritas adalah untuk memberikan layanan yang berbeda dengan sentuhan lebih khusus kepada nasabah dengan segmen tertentu. Layanan akan menjadi lebih dengan siapnya Bank BTN untuk memasarkan produk berbasis Bancassurance dan produk investasi lainnya.

BTN Prioritas memiliki kelebihan dibanding dengan produk sejenis yang ditawarkan bank lain. Tidak ada biaya administrasi keanggotaan dalam BTN Prioritas ini, sehingga nasabah Bank BTN yang masuk menjadi anggota BTN Prioritas tidak perlu khawatir saldonya akan berkurang. Nasabah dapat memanfaatkan ruang yang didesain khusus untuk bertransaksi, pertemuan dan diskusi bersama klien atau kolega bisnis di BTN Prioritas.

Pada kesempatan yang sama, Bank BTN menyerahkan bantuan pengembangan pendidikan kepada Institut Pertanian Bogor (IPB). Bantuan senilai Rp125 juta tersebut merupakan program Corporate Social Responsibility (CSR) Bank BTN. Bantuan tersebut diserahkan kepada Rektor IPB.

“Semoga program CSR tersebut bermanfaat bagi pengembangan mutu pendidikan IPB dan BTN Prioritas Bogor dapat diterima oleh masyarakat serta mitra bisnis di wilayah ini,” tegas Iqbal Latanro.

Berdasarkan kinerja Bank BTN per 30 September 2012, dana pihak ketiga (DPK) perseroan tumbuh sebesar 31,24% dari Rp52,83 triliun pada September 2011 menjadi Rp69,33 triliun pada periode yang sama tahun 2012. Dana pihak ketiga perseroan per 31 Desember 2011 tercatat sebesar Rp61,97 triliun. [kam]

BERITA TERKAIT

Investasi Ilegal di Bali, Bukan Koperasi

Investasi Ilegal di Bali, Bukan Koperasi NERACA Denpasar - Sebanyak 12 lembaga keuangan yang menghimpun dana masyarakat secara ilegal di…

Farad Cryptoken Merambah Pasar Indonesia

  NERACA Jakarta-Sebuah mata uang digital baru (kriptografi) yang dikenal dengan Farad Cryptoken (“FRD”) mulai diperkenalkan ke masyarakat Indonesia melalui…

OJK: Kewenangan Satgas Waspada Iinvestasi Diperkuat

NERACA Bogor-Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengharapkan Satuan Tugas (Satgas) Waspada Investasi dapat diperkuat kewenangannya dalam melaksanakan tugas pengawasan, dengan payung…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

Kena Dampak Covid 19, AAJI Minta Diizinkan Jual PAYDI Secara Online

    NERACA   Jakarta - Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) meminta Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk mengizinkan Produk Asuransi…

Bank Mandiri Bayar BP Jamsostek Debitur KUR Senilai Rp5 Miliar

  NERACA Jakarta - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk bekerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan terkait penyediaan asuransi perlindungan bagi debitur…

OJK Minta Industri Jasa Keuangan Lakukan Penyesuaian Operasional

  NERACA Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meminta kepada seluruh lembaga di industri jasa keuangan untuk melakukan penyesuaian operasional…