Muamalat Tunjuk Bahana Sebagai Underwriter

NERACA

Jakarta – Rencana PT Bank Syariah Mandiri yang bakal go public tahun 2014, rupanya bakal disusul PT Bank Muamalat Tbk yang juga bakal melakukan penawaran saham perdana. Meskipun perseroan sudah tercatat sebagai perusahaan terbuka, namun sahamnya belum diperdagangkan.

Direktur Risk and Compliance Bank Muamalat, Andi Buchari mengatakan, perseroan telah menunjuk Bahana Securities sebagai financial advisor (underwriter) IPO (Initial Public Offering) di 2013, “Kami sudah menunjuk Bahana Securities sebagai financial advisor,”katanya di Jakarta, Kamis (27/12).

Namun, menurutnya, Bank Muamalat masih ada kemungkinan untuk menambah financial advisor lainnya. Saat ini Bank Muamalat masih dalam persiapan dari sisi legal atau membuat anggaran dasar terkait rencana listing di Bursa tersebut, “Kami juga akan melakukan roadshow ke seluruh wilayah Indonesia, termasuk ke luar Indonesia," tuturnya.

Untuk nominal besaran saham yang akan dilepas ke publik, dia mengatakan masih dalam kajian financial advisor. Sebelumnya menunjuk Bahana, terdapat tiga perusahaan sekuritas yang sedang melakukan pitching untuk menjadi underwriter IPO Bank Muamalat ini adalah Bahana Securities, Danareksa Sekuritas, dan Indo Premier Securities.

Sekedar informasi, saat ini Bank Muamalat merupakan perusahaan terbuka yang belum tercatat atau listing di bursa. Dengan dicatatkannya saham Bank Muamalat di bursa, maka saham perseroan bisa diperjualbelikan di publik. (bani)

BERITA TERKAIT

Pemanfaatan Tanah Kas Desa Sebagai Potensi Desa

  Oleh: Arief Nugraha, Peneliti Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) Desa saat ini sudah diberikan kebebasan untuk mengatur wilayah,…

KSP Guna Prima Dana Lolos Sebagai Penyalur KUR

  NERACA Jakarta - Deputi Bidang Pembiayaan Kementerian Koperasi dan UKM Yuana Sutyowati mengungkapkan, KSP Guna Prima Dana asal Badung,…

KPK Sambut Baik Kepatuhan LHKPN Sebagai Syarat Promosi Hakim

KPK Sambut Baik Kepatuhan LHKPN Sebagai Syarat Promosi Hakim NERACA Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyambut baik soal kepatuhan…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Laba Pembangunan Jaya Ancol Tumbuh 1,4%

PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA) membukukan laba tahun 2018 sebesar Rp223 miliar atau tumbuh 1,4% dibandingkan dengan periode yang…

Laba Bersih Indocement Menyusut 38,3%

NERACA Jakarta – Pasar semen dalam negeri sepanjang tahun 2018 mengalami kelebihan pasokan, kondisi ini berdampak pada performance kinerja keuangan…

Pacu Pertumbuhan Investor di Sumbar - BEI dan OJK Edukasi Pasar Modal Ke Media

NERACA Padang - Dalam rangka sosialisasi dan edukasi pasar modal, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) perwakilan Padang bekerja sama dengan…